Rangkuman Premier League: Leicester City Gagal Rebut Puncak Klasemen

Manchester City "bantu" Arsenal untuk tetap berada di puncak klasemen dengan hasil imbang 0-0 vs Leicester City.

Leicester City berhasil meredam gempuran Manchester City, tetapi minimnya efektivitas dalam serangan balik tuan rumah menghasilkan skor imbang tanpa gol di King Power Stadium, Rabu (30/12) dini hari WIB. The Foxes pun gagal merebut kembali puncak klasemen Liga Primer Inggris dari tangan Arsenal.

Bermula dari kaki pemain Man City, dominasi ditegaskan di area pertahanan Leicester. David Silva, Kevin De Bruyne, dan Raheem Sterling bergantian menciptakan peluang untuk Sergio Aguero. Namun lini belakang Foxes tampil begitu rapat dan rapi.
 
Satu peluang emas tetap berhasil diciptakan oleh Citizens. Sterling membuka ruang bagi rekannya, lalu melancarkan umpan pada De Bruyne di kota penalti. Gelandang Belgia itu coba melepaskan tembakan, tetapi masih berada dalam jangkauan Kasper Schmeichel.
 
Masuk menit 30, Leicester gantian mengancam gawang Man City. Mereka memanfaatkan kesalahan yang dilakukan gelandang Citizens dan menciptakan peluang lewat Riyad Mahrez serta Jamie Vardy. Sayang, sepakan keduanya masih meleset tipis di samping gawang.
 
Jelang jeda turun minum, Fernandinho salah melakukan operan sehingga bola direbut oleh N'Golo Kante. Gelandang Leicester itu langsung menggelindingkan bola ke hadpaan Vardy, tetapi topskor sementara Liga Primer itu gagal mengoyak gawang Joe Hart.
 
Man City melanjutkan tekanan mereka pada para pemain Leicester setelah jeda turun minum. Adapun pasukan Claudio Ranier sama sekali tidak takut menghadapi gempuran City. Mereka bertahan dengan tenang dan berhasil menghempaskan setiap bola yang datang.
 
Jika perlu, Leicester tidak ragu untuk menempatkan banyak pemain di kotak penalti. Hal itu terlihat jelas di menit 55 ketika Sterling bebas bergerak di sayap, tetapi tidak mampu menemukan rekan yang bebas. Ia pun memaksakan umpan ke Aguero, tetapi akhirnya mampu disapu oleh Robert Huth.
 
Manuel Pellegrini coba memberikan pendekatan yang berbeda dengan mengganti Aguero. Wilfried Bony masuk, disusul oleh Jesus Navas. Sementara itu, Ranier menambah daya gedor dengan menurunkan Leonardo Ulloa untuk menggantikan Gokhan Inler.
 
Tidak banyak perubahan terjadi, bahkan penyegaran daya gedor tidak menghasilkan peluang tambahan di penghujung laga. Hasil imbang tanpa gol menutup pertandingan di King Power Stadium dan Leicester gagal merebut puncak klasemen Liga Primer dari tangan Arsenal.