Ratu Tisha Dilarang Rangkap Jabatan Di PSSI

Iwan mengatakan Tisha sudah setuju meninggalkan jabatannya di PT LIB.

Kepala staf ketua umum PSSI Iwan Budianto, memastikan Ratu Tisha tidak boleh rangkap jabatan setelah ditunjuk sebagai sekjen baru. Ini karena ia ingin wanita kelahiran 30 Desember 1985 itu fokus dalam bekerja.

Iwan menyatakan Tisha sudah sepakat untuk melepaskan jabatan yang dipegangnya sekarang. Mengingat, saat ini Tisha menduduki posisi sebagai direktur kompetisi PT Liga Indonesia Baru (PT LIB).

"Salah satu pembahasan yang diminta adalah Tisha disuruh memilih dan dia sudah memilih tadi untuk meninggalkan jabatannya dan memilih menjadi sekjen," kata Iwan.

Tisha menyisihakn 30 orang calon lainnya yang juga melawar di posisi tersebut. Pendiri Labbola ini mengumpulkan nilai terbaik dari serangkain tes yang digelar mulai dari psikotes, kesehatan, hingga wawancara dengan para Exco.

Dijadwalkan Tisha dilantik pada pekan depan. Namun, sebelum itu terjadi anggota komite eksekutif PSSI bakal melakukan pertemuan dengannya untuk membahas detail program kerja yang harus segera direalisasikannya.

Sebelumnya kursi sekjen diduduki oleh Ade Wellington. Akan tetapi Ade memutuskan mengundurkan diri sehingga untuk sementara waktu kekosongan posisi tersebut diisi Joko Driyono yang juga merupakan wakil ketua umum PSSI.