Ray Parlour: Arsenal Harus Belanja Pemain Untuk Bersaing Jadi Juara Liga Primer Inggris

Menurut legenda Arsenal itu The Gunners harus mendatangkan pemain-pemain yang lebih berkualitas lagi jika ingin kembali menjadi juara.

Legenda Arsenal Ray Parlour mengatakan Liga Primer Inggris kini semakin kompetitif. Menurutnya The Gunners harus lebih aktif mendatangkan pemain berkualitas jika ingin kembali bersaing menjadi juara di kompetisi tersebut.

Sepanjang membela Arsenal pada 1992 hingga 2004, Parlour mempersembahkan tiga gelar juara Liga Primer untuk klub tersebut. Ia merupakan bagian dari prestasi besar The Gunners ketika berhasil meraih gelar juara Liga Primer musim 2003/04 tanpa mengalami kekalahan.

Skuat mereka kala itu diisi oleh pemain hebat sperti Thierry Henry, Dennis Bergkamp, dan Patrick Vieira. Mereka mendapatkan julukan sebagai 'The Invicibles'.

Namun gelar juara Liga Primer pada musim tersebut menjadi yang terakhir bagi mereka hingga kini. Sudah 13 tahun berlalu, dan The Gunners belum berhasil kembali finis di puncak klasemen.

Menurut Parlour, yang dalam karirnya tampil 466 kali dan mencetak 32 gol untuk Arsenal, saat ini persaingan untuk menjuara Liga Primer semakin ketat sehingga mantan klubnya tersebut harus merekrut pemain-pemain berkualitas jika ingin kembali bersaing.

"Saat ini persaingan di liga sangat sulit dan kompetitif, berbeda dengan pada saat kami [Arsenal] juara pada 1998 dan 2002, kala itu liga tidak lebih mudah tapi tidak terlalu kompetitif," ujar Parlour kepada Goal Indonesia.

Ray Parlour Jakarta

Sejak era kedatangan Roman Abramovich sebagai pemilik baru Chelsea pada 2004, dan Manchester City yang mendapatkan kucuran dana besar dari investor asal Uni Emirat Arab untuk belanja pemain berkualitas, serta semakin meningkatnya pendaptaan klub dari hak siar yang besar, klub-klub Liga Primer semakin aktif di bursa transfer untuk meningkatkan kekuatan tim.

Arsenal sebenarnya juga telah melakukan transfer besar saat merekrut Mesut Ozil dari Real Madrid pada 2013, dan Alexis Sanchez dari Barcelona pada 2014. Namun menurut Parlour mereka masih perlu tambahan pemain berkualitas untuk bisa kembali menjadi juara.

"Seiring berjalannya waktu, bursa transfer menjadi sangat penting bagi banyak klub. Arsenal harus merekrut pemain-pemain berkualitas dan membangun tim yang lebih baik," ujar mantan gelandang yang juga pernah bermain untuk Middlesbrough dan Hull City sebelum pensiun pada 2007 tersebut.

Parlour juga menyampaikan pendapatnya tentang situasi Arsene Wenger yang telah menangani Arsenal sejak 1996. Kontrak manajer asal Prancis itu akan berakhir Juni 2017, dan belum ada kepastian terkait masa depannya. Fans The Gunners pun tidak sedikit yang menginginkannya mundur.

"Saya pikir Wenger akan membuat keputusan bersama para petinggi klub. Jadi akan ada kesepakatan bersama tentang masa depannya, tidak hanya satu pihak," ungkap Parlour tentang mantan bosnya itu.

"Saya sebenarnya tidak terlalu mengetahui hal itu, sekarang saya tidak selalu berada di sana. Saya tidak tahu apa yang terjadi di internal klub, yang pasti klub akan membuat keputusan besar dalam menentukan masa depan." 

Musim ini Arsenal belum menunjukkan tanda-tanda kebangkitannya. Mereka justru mencatatkan hasil negatif karena untuk pertama kalinya dalam 22 tahun terakhir mereka dipastikan akan finis di bawah rival sekota Tottenham Hotspur. Spurs berhasil menaklukkan Arsenal 2-0 dalam laga lanjutan Liga Primer, Minggu (30/4). Tim asuhan Mauricio Pochettino itu menjadi pesaing terdekat sang pemuncak klasemen Chelsea, sedangkan Arsenal masih berada di peringkat keenam.