Real Madrid Klub Terkaya, Barcelona Turun Kasta

Daftar tahunan Deloitte yang memuat pendapatan terbesar klub-klub Eropa kembali diluncurkan dengan Real Madrid sebagai rajanya!

OLEH KRIS VOAKES PENYUSUN YUDHA DANUJATMIKA Ikuti di twitterBarcelona tidak lagi termasuk dalam tiga besar klub berpendapatan tertinggi di dunia, mereka mengalami penurunan signifikan di Deloitte Football Money League di 2013/14.

Daftar pendapatan yang dikeluarkan per tahunnya itu, dipuncaki oleh Real Madrid selama 10 tahun beruntun, menunjukkan Barcelona di tempat keempat yang tertinggal dari Manchester United dan Bayern Munich karena hanya mendapat €2 juta tambahan dari 2012/13 - yang terkecil di antara 10 klub lainnya.
Penurunan ini terjadi walau mereka berhasil mendatangkan superstar Brasil Neymar di musim panas 2013, dengan pendapatan komersial turun dua persen dari dua musim terakhir. Kemerosotan ini juga kebetulan terjadi bersamaan dengan masalah skandal yang berujung pada mundurnya presiden Sandro Rosell.
Austin Houlihan, manajer senior di Grup Bisnis Olahraga Deloitte, mengatakan bahwa penurunan tersebut adalah hal yang wajar menyusul nirsukses yang dialami selama beberapa tahun terakhir.

"Barcelona adalah klub yang menarik seiring pertumbuhan pendapatan mereka, saat membandingkan 2013/14 dengan tahun sebelumnya, hasilnya tidak sehebat beberapa klub lain di sekitar mereka," ujar Houlihan.

"Namun ini merupakan konsekuensi dari beberapa tahun terakhir sebelum periode yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam ranah kesuksesan di lapangan."

"Kesuksesan di lapangan yang mereka dapatkan tiga atau empat tahun lalu mendorong pendapatan tinggi yang luar biasa jadi sangat wajar kalau kurang suksesnya mereka di lapangan ikut menurunkan tingkat pertumbuhan mereka."

Rival abadi Blaugrana, Real Madrid, memuncaki daftar klub terkaya selama 10 tahun beruntun di tahun yang sama dengan kesuksesan mereka meraih gelar Liga Champions kesepuluh.

Pendapatan total mereka mengalami perkembangan 6% dibandingkan tahun sebelumnya €549,5 juta, tapi perkembangan mereka tidak sejelas Manchester United, yang mencapai angka 24% dibandingkan dengan musim 2012/13, dan menggeser Bayern Munich serta Barcelona.

Dan sementara rezim Madrid bakal meraih puncak untuk ke-11 kalinya tahun depan, Houlihan berpendapat prestasi mereka sebagai orang kaya sepakbola bisa terhenti tidak lama lagi.
"Saya rasa wajar kalau klub-klub lain akan menutup jurang seiring berjalannya waktu. Real Madrid selalu ada di puncak Money League selama 10 tahun terakhir, ini sangat impresif, tapi akankah klub lain mengejar? Saya rasa, ya," ujar Houlihan.

"Situasi Manchester United cukup menarik kalau menatap Money League tahun depan, apalagi mengingat kalau mereka tak melakoni Liga Champions tahun ini, kami rasa mereka akan mengalami penurunan - bahkan mungkin takkan berada di lima besar."

"Namun setahun setelahnya, dengan lolosnya ke Liga Champions, di Money League musim 2015/15 tidaklah mustahil bagi Manchester United untuk memuncaki daftar ini."

Paris Saint-Germain juga mengalami perkembangan signifikan dan bertahan di posisi kelima dengan 19% pertumbuhan di 2012/13, mengantongi €474,2 juta. Angka 69% yang sensasional dari pemasukan mereka terekan dalam nota komersial mereka, dengan kesepakatan sponsor dengan Qatar Tourism Authority yang sangat besar memegang peran penting dalam perkembangan itu.
Di sisi lain, Liverpool naik tiga peringkat di musim di mana mereka kembali meraih tiket Liga Champions setelah finis di tempat kedua Liga Primer, mengambil alih tempat AC Milan di 10 besar.

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics