Real Madrid Masih Jadi Momok Terbesar Atletico Madrid

Jika ada alasan mengapa Atletico Madrid gagal raih satu pun gelar Liga Champions dalam kurun empat musim terakhir, jawabannya tentulah Real Madrid.

Meski menang 2-1, Atletico Madrid pada akhirnya gagal ke final Liga Champions musim ini karena secara total kalah agregat 4-2 hadapi rival sekotanya, Real Madrid.

Kekalahan ini menegaskan fakta bahwa Real merupakan momok terbesar Atletico di Liga Champions. Bagaimana tidak, Los Colchoneros selalu tersisih jika bertemu Los Blancos entah di fase apapun.

Dalam empat musim terakhir keikutsertaan Atletico di Liga Champions, Real empat kali pula menggagalkan peluang tim asuhan Diego Simeone untuk menyabet gelar.

Pertama terjadi di musim 2013/14, di mana Atletico harus puas jadi runner-up turnamen akibat dibantai 4-1 lewat babak perpanjangan waktu oleh Real.

Semusim berselang yakni di kampanye 2014/15, Atletico tersingkir di perempat-final akibat kalah agregat 1-0 dari Real karena gol tunggal Javier "Chicharito" Hernandez.

Musim lalu final ulangan Derby Madrid kembali hasilkan Real sebagai juaranya. Bermain imbang 1-1 selama 120 menit, Los Cholchoneros secara mengenaskan kalah di babak adu penalti.

Terakhir hadir di musim ini, tatkala Atletico tersingkir pada fase semi-final lewat agregat 4-2. Meski begitu kemenangan 2-1 di leg kedua jadi torehan perdana The Mattress Makers atas sang rival.

Bukan tidak mungkin Atletico sudah mengoleksi beberapa trofi Liga Champions dalam kurun empat musim terakhir, andai saja tidak bertemu Madrid. Apakah peruntungan mereka akan berubah musim depan? Mari kita nantikan.