Rebutan Penalti, Neymar Dituntut Hargai Edinson Cavani

Christoph Dugarry mengimbau sang pemain termahal dunia untuk tidak bersikap arogan.


OLEH    SANDY MARIATNA     Ikuti di Twitter


Mantan penyerang internasional Prancis Christoph Dugarry melemparkan kritik kepada Neymar setelah bintang Paris Saint-Germain itu terlibat dalam sebuah insiden rebutan penalti dengan rekan setimnya sendiri, Edinson Cavani.

Kejadian memalukan itu berlangsung dalam partai Ligue 1 Prancis antara PSG dan Olympique Lyon, Minggu (17/9). Pada menit ke-79, Neymar terlihat berupaya mengambil alih tugas Cavani yang merupakan eksekutor titik putih utama PSG. Upaya ini tak berhasil, namun Cavani juga gagal menuntaskan penalti menjadi gol.

SIMAK JUGA: Neymar & Cavani Berebut Ambil Penalti

Ditanya soal kontroversi tersebut, Dugarry mengaku prihatin. Ia meminta Neymar untuk mengesampingkan ego dan memberikan respek lebih kepada Cavani yang sudah berada di PSG sejak 2013, empat tahun sebelum kedatangan sang penyerang Brasil dari Barcelona dengan rekor transfer dunia.

“Cavani sudah berada di dalam tim selama empat tahun. Dia bukanlah tipe pemain yang ingin membuat situasi menjadi rumit,” kata Dugarry kepada RMC Sport.

“Neymar adalah pemain hebat. Dia akan menjadi pemimpin di PSG. Namun status itu harus diraih bukan karena dia berharga €222 juta, melainkan karena dia mampu memenangi gelar bersama PSG. Unai Emery harus mengintervensi masalah ini.”

GFXID Dugarry - Neymar & Cavani

“Neymar bukanlah bos di PSG. Jika ini dibiarkan, dia bisa bertindak sesukanya. Mau dibawa ke mana tim ini? Saya lebih bersimpati kepada Cavani. Dia berlari seperti orang gila di lapangan. Dia tidak pernah berbicara macam-macam, selalu bekerja keras dan baik hati. Lalu tiba-tiba dia diganggu dengan cara seperti ini,” imbuhnya.

Baik Neymar maupun Cavani gagal mencetak gol di partai tersebut, namun PSG tetap mencatatkan kemenangan 2-0 berkat dua gol bunuh diri bek Lyon, Marcelo serta Jeremy Morel.

Di musim ini, Neymar sudah mengemas lima gol dari enam laga bagi PSG, sementara Cavani telah mencetak sembilan gol dari delapan laga.