Regulasi Baru Bikin Madura United FC Pusing

Haruna mengatakan, sangat sulit mencari pemain kelahiran 1995 dalam waktu satu pekan.

Manajemen Madura United FC mengaku kerepotan mencari pemain baru berusia di bawah 22 tahun yang akan diterjunkan di Piala Presiden 2017 akibat berubahnya regulasi turnamen pramusim tersebut.

Sebelumnya, PSSI akan menerapkan regulasi pemain di bawah usia 23 tahun di Piala Presiden. Penerapan ini sebagai uji coba sebelum diputuskan bakal dipakai di Liga 1 2017. Namun aturan menyebutkan setiap tim peserta Piala Presiden harus menggunakan pemain di bawah usia 22 tahun.

“Sebenarnya kami sudah mendapatkan beberapa pemain di bawah usia 23 tahun. Tetapi wacana terakhir mengharuskan kami mencari pemain yang lahir di tahun 1995,” ujar manajer tim Haruna Soemitro.

“Tentu bukan hal mudah mempersiapkan kembali tim dalam satu minggu. Kami harus mencari pemain lain. Tujuan uji coba juga melihat kesiapan pemain muda tersebut. Tapi kami kembali dapatkan satu pemain dari Persebo Bondowoso. Erik [Dwi Armawansyah] yang akan langsung bergabung bersama kita untuk Piala Presiden.”

Madura United menggelar laga uji coba tertutup berkonsep trofeo di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (29/1) malam WIB. Setelah menggasak Laga FC 3-0 melalui gol Bayu Gatra, Rishadi Fauzi, dan Munhar, Madura United kemudian menekuk Persebo 2-1. Dua gol Laskar Sape Kerrab dilesakkan Erik dan Rossi Noprihanis.

Selanjutnya, Madura United akan kembali melakukan dua kali laga uji coba masing-masing menghadapi Persela Lamongan pada 2 Februari, dan Persatu Tuban selang tiga hari kemudian di Stadion Gelora Ratu Pamellingan, Pamekasan.