Reinaldo Lobo Yakin Bisa Hentikan Ilija Spasojevic

Lobo mengingatkan rekan-rekannya agar tidak memberikan ruang di lini pertahanan PSMS.


LIPUTAN   DONI AHMAD     DARI   MEDAN   

Bek PSMS Medan Reinaldo Lobo optimistis bisa mematikan pergerakan striker Bali United Ilija Spasojevic ketika kedua tim bentrok di laga perdana Liga 1 2018, Sabtu (24/3), di Stadion Dipta Gianyar.

Pertemuan dengan Spaso bukan hal baru bagi Lobo. Selain bentrok di Malaysia Super League (MSL), mereka juga pernah bertarung di Indonesia Super League (ISL) pada musim 2014.

“Bali adalah tim yang bagus dengan materi yang berkualitas. Jadi kami berlatih keras dalam minggu ini untuk pergi ke sana dan mendapatkan poin di sana. Jika kami bisa bekerja sama, tidak memberi banyak ruang di pertahanan, kami akan bisa meraih sukses di sana,” beber pemain dengan postur 186 cm ini.

“Saya pernah menghadapi Spaso pada 2014 saat memperkuat Mitra Kukar. Dia striker yang kuat. Dia suka menggunakan badannya untuk melindungi bola. Ini akan menjadi pertemuan yang menarik.”

Sementara itu, pelatih Djadjang Nurdjaman mulai menguji strategi yang akan disiapkannya menghadapi Bali United setelah sehari sebelumnya lebih fokus kepada pengembalian kebugaran pemain.

“Hari ini [kemarin] kami naikkan lagi intensitasnya, karena kami tidak punya waktu lagi, dan langsung masuk ke latihan taktikal. Detailnya kalian bisa lihat sendiri,” ucap pelatih yang akrab disapa Djanur ini.

Di sisi lain, Djanur tak memungkiri PSMS masih membutuhkan striker lokal. Ketika disinggung mengenai Ferdinand Sinaga, Djanur menyatakan, pemain tersebut sudah mencapai kesepakatan dengan PSM Makassar. Ia mengakui tidak mudah mendapatkan penyerang lokal yang bagus.

“Kata siapa dia lowong? Hari ini keluar dari Kelantan, hari ini juga kembali ke PSM. Kalau dia free, pasti dia mau. Tapi dia sudah ada kesepakatan dengan PSM Siapa coba sekarang yang sedang lowong. Kalau ada kalian kasih tahu saya,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Djanur juga menyampaikan rencananya mengikuti kursus kepelatihan untuk mendapatkan lisensi AFC Pro. Keputusan ini sebagai antisipasi mengenai kemungkinan Liga 1 menerapkan regulasi lisensi baru di 2020.

“Memang semua pelatih Liga 1 harus A Pro dalam dua tahun ke depan. Jadi tidak hanya untuk timnas, harus segera saya ambil. Saya sudah mendaftar, dan menyelesaikan administrasinya. Memang pembayarannya bertahap. Harapan saya turut dibantu PSMS,” imbuh Djanur. (gk-71)

 

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Lionel Messi Tak Terbendung, Barcelona Juara Liga Champions
2. Diwarnai Dua Penalti, Persib Bandung Tekuk Arema FC
3. Cristiano Ronaldo: Tak Seorang Pun Setara Dengan Saya
4. Bali United Resmi Depak Kevin Brands
5. Sorot Sepekan (12-18 Maret): Parade Quat-Trick Bintang Eropa