Rekrut Somen Tchoyi, Arema Cronus Yakin Tak Langgar Aturan

Manajemen Singo Edan menyatakan, dokumen Tchoyi tidak akan bermasalah dihadapan tim CH 13 pemerintah.

LIPUTAN AHSANI TAKWIM DARI MALANG Ikuti di twitter

Manajer umum Arema Cronus Ruddy Widodo meyakini pihaknya tidak melanggar aturan clearing house (CH) pemerintah terhadap warga negara dari 13 negara Asia dan Afrika, termasuk yang mencari nafkah di Indonesia sebagai pesepakbola. Arema belum lama ini telah merekrut pemain asal Kamerun Somen Tchoyi.

Ke-13 negara yang masuk ke dalam blacklist adalah Niger, Nigeria, Sri Lanka, Somalia, Kamerun, Liberia, Afrika Guinea, Korea Utara, Afghanistan, Pakistan, Irak, Israel dan Bangladesh.

Hingga saat ini, PT Liga Indonesia belum mengeluarkan keputusan resmi terkait larangan menggunakan pemain dari 13 negara itu. Operator Indonesia Super League (ISL) itu baru sebatas mengeluarkan imbauan. Namun manajer umum Arema Ruddy Widodo meyakini pihaknya tidak melanggar aturan CH 13 dengan merekrut pemain asal Kamerun Somen Alfred Tchoyi.

“Sebenarnya instruksi dari PT Liga soal CH 13 itu hanyalah sebuah imbauan kepada klub untuk tidak merekrut pemain dari negara itu, ya istilahnya hati-hati. Sebelum menjadi bagian dari klub, pemain biasanya harus melengkapi beberapa dokumen untuk diperiksa oleh dinas terkait, termasuk juga imigrasi. Nah, kebanyakan negara dari CH13 itu mengabaikan, sehingga banyak masalah di kemudian hari,” papar Ruddy.

“Salah satu dokumen yang biasanya dimanipulasi adalah soal klub sebelum dia bermain, karena ada syarat misalnya klub itu adalah Divisi I atau II. Nah ketika dia tidak layak, maka biasanya entah bagaimana caranya mereka memalsukan dokumen. Benar datanya hanya sampai ke PT Liga, namun tidak sampai kepada dinas terkait, sehingga ini yang kemudian menjadi masalah.”

“Jadi tidak ada larangan. Sebab, kalau ada larangan terhadap negara tertentu menjadi aturan di sepakbola, bisa jadi justru Indonesia dianggap rasis.”

Ruddy menambahkan, Arema sangat berhati-hati dengan imbauan ini. Namun sebagai klub, mereka tidak menutup mata jika ada pemain dari negara CH13 yang punya kemampuan bagus. Langkah pertama yang dilakukan adalah memeriksa apakah dokumen dari pemain itu lengkap.

“Arema kadang harus datang langsung ke Disnaker memastikan sang pemain, karena situasi ini kadang sering dilupakan klub, di mana kebanyakan mereka terima beres. Kalau dilarang semua, meski dokumen lengkap, dan pemain bagus, mungkin klub di Indonesia bakal sulit untuk mendatangkan Samuel Eto'o,” tutur pengusaha travel ini berkelakar.

Hal senada juga diungkap agen Tchoyo, Onana Jules. Menurutnya, permasalahan pemain, terutama dari Afrika, memang seperti yang sudah diutarakan di banyak media. Namun, kebanyakan hal itu dilakukan agen ataupun pemain nakal, sehingga kerap merugikan dirinya sebagai agen yang biasanya menghubungkan pemain ke klub.

“Aturan CH 13 memang sudah lama dilakukan, tetapi terus dilanggar. Namun, saya pastikan pemain saya yang ke Arema sudah memenuhi standar dari dokumen yang diinginkan untuk bekerja di Indonesia,” tegasnya. (gk-48) addCustomPlayer('grhs4r4s2mdz1khnuqef6xeua', '', '', 620, 540, 'perfgrhs4r4s2mdz1khnuqef6xeua', 'eplayer4', {age:1416334462966});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.