RESMI: Arema FC Coret Felipe Bertoldo

Pencoretan dilakukan setelah manajemen dan jajaran pelatih menggelar rapat dadakan.

Manajemen Arema FC memastikan mencoret nama Felipe Bertoldo dari skuat Singo Edan untuk Liga 1 2017, Rabu (24/3) malam WIB, menyusul keputusan konfederasi sepakbola Asia (AFC) yang menganggap legiun asing tersebut sebagai pemain Brasil.

Keputusan ini dikeluarkan AFC setelah menerima laporan dari Departemen Kehakiman Timor Leste yang menyebutkan paspor sembilan pesepakbola dianggap ilegal. Manajemen Arema langsung menggelar rapat dadakan untuk menentukan sikap.

“Langkah secepatnya manajemen Arema FC menghormati keputusan hukum tersebut agar tidak berdampak pada konskuensi hukum dari instansi terkait,” demikian pernyataan manajemen melalui laman resmi mereka.

Sedangkan manajer umum Ruddy Widodo mengatakan, pihaknya telah sepakat segera memanggil Bertoldo untuk selanjutnya dikembalikan kepada agennya. Manajemen juga sudah berdiskusi dengan pelatih Aji Santoso untuk mencari pemain baru guna memenuhi kuota legiun asing asal Asia.

“Amat sangat menyesal disertai ucapan terima kasih, dan apresiasi yang tinggi atas dedikasi Bertoldo di turnamen kemarin. Dikarenakan surat AFC tersebut, pemain yang bersangkutan dikembalikan ke agennya,” kata Ruddy.

Sebelumnya Ruddy pernah menyatakan, Arema sudah mengantisipasi kemungkinan paspor Bertoldo bermasalah. Dalam surat kontrak, ada opsi perubahan yang memungkinkan pemain dicoret dari tim.

“Ada perlakukan khusus bagi kontrak Bertoldo. Jika suatu saat ada larangan bermain sebagai orang Asia, Arema akan melakukan perubahan-perubahan,” ungkap Ruddy beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Arema kedatangan tiga pemain baru yang mengikuti trial, dua diantaranya berusia di bawah 22 tahun, yaitu eks Metro FC Andrianto dan Dalmiansyah Matutu (eks timnas U-19).

Mereka diproyeksikan mengantisipasi kemungkinan tiga pemain dipanggil mengikuti pelatnas jangka panjang timnas Indonesia U-22. Sedangkan satu lagi adalah pemain naturalisasi Muhammad Andrew Bittar yang sebelumnya bermain di Pelita Bandung Raya.

“Kami harus mencari pemain yang posisinya hampir sama dengan pemain yang ke timnas, meskipun aturan penggunaan pemain U-22 yang dipanggil timnas belum keluar tetapi kami harus siap terhadap segala kemungkinan, mereka masih trial ke kita,” jelas Aji.