REVIEW 16 Besar Piala Dunia 2014: Para 'Juara' Melenggang

Semua juara di fase grup berhasil melenggang ke fase perempat-final Piala Dunia 2014.

Oleh Taufik Bagus
Duel antara Belgia dan Amerika Serikat di Arena Fonte Nova, Rabu (2/7) dinihari tadi menjadi partai terakhir babak 16 besar Piala Dunia 2016.
Adalah Belgia yang melengkapi daftar kontestan di babak delapan besar. Ada pun tujuh kontestan lainnya adalah tuan rumah Brasil, Kolombia, Belanda, Kosta Rika, Prancis, Jerman dan Argentina.
Seperti halnya Belgia, tidak semua tim menjalani laga dengan mulus hingga sampai ke perempat-final. Brasil misalnya, yang harus sampai menjalani drama adu penalti untuk lolos.
Goal Indonesia mereview delapan laga di babak 16 besar Piala Dunia 2014 di Brasil.

Brasil memastikan lolos ke perempat-final Piala Dunia 2014 setelah menundukkan Cili. Namun Brasil tidak meraihnya dengan usaha yang mudah. Dibutuhkan 120 menit laga dan drama adu penalti untuk memastikan kemenangan dan meraih tiket ke perempat-final.
Berlaga di Estadio Mineirao, Brasil bisa unggul lebih dulu ketika laga berjalan 18 menit lewat aksi David Luiz. Tapi Cili bisa membalas melalui tendangan Alexis Sanchez di menit 32.
Kedua tim saling menekan di sisa waktu normal, tapi tak ada gol tambahan, yang memaksa laga dilanjutkan selama 2x15 menit. Hingga berakhirnya babak perpanjangan waktu, skor 1-1 bertahan dan penentuan pemenang di partai ini harus diambil lewat drama adu penalti.
Brasil bisa dikatakan lebih beruntung karena tiga dari lima eksekutor mereka menjalankan tugas dengan baik, yaitu David Luiz, Marcelo dan Neymar. Ada pun Willian dan Hulk gagal melakukan eksekusi dengan baik. Sementara di kubu Cili, hanya Charles Aranguiz dan Marcelo Diaz yang sukses meggetarkan jala Julio Cesar, sementara Mauricio Pinilla, Alexis Sanchez dan Gonzalo Jara gagal.

Kolombia memastikan satu tempat ke perempat-final Piala Dunia 2014 dengan performa yang terbilang meyakinkan.
Menghadapi Uruguay di Estadio Maracana, Kolombia tampil menekan sejak awal laga. Uruguay juga kehilangan ketajaman mereka menyusul sanksi skors yang diterima Luis Suarez.
Situasi ini memudahkan lini belakang Kolombia untuk menjaga pertahanan mereka. Sementara barisan depan leih leluasa untuk menyerang, yang pada akhirnya berujung pada kemenangan dengan skor 2-0. James Rodriguez menjadi pahlawan penentu kemenangan Kolombia lewat dua golnya, masing-masing di menit 28 dan 50.
Berkat dua gol itu juga James Rodriguez menjadi topskor sementara Piala Dunia 2014 dengan lima gol.

Kemenangan di waktu normal juga dibukukan Belanda. Adalah Meksiko yang mereka taklukkan dengan skor 2-1 di Castelao.
Tertinggal lebih dulu lewat gol Giovanni Dos Santos di menit 48, Belanda baru bisa membalas di akhir babak kedua. Gol penyama kedudukan dilesakkan Wesley Sneijder di menit 88.
Arjen Robben membuat kontroversi di laga ini lewat aksi diving, yang berujung pada keputusan penalti di masa injury time. Klaas Jan Huntelaar yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya untuk membawa Belanda menang 2-1 dan meraih tiket ke perempat-final.

Kosta Rika melanjutkan tren positif di fase grup dengan kemenangan atas wakil Eropa lainnya, Yunani. Dua wakil Eropa lain yang sudah terlebih dulu dibekuknya adalah Inggris dan Italia.
Namun di 16 besar, Kosta Rika mendapat perlawanan sengit dari Yunani untuk bisa lolos. Bahkan dibutuhkan 120 menit pertandingan dan babak adu penalti untuk mendapatkan tiket ke perempat-final.
Bryan Ruzi membawa Kosta Rika unggul lebih dulu d menit 52. Tapi di menit 66, mereka kehilangan satu pemain, Oscar Duarte, karena akumulasi dua kartu kuning. Keunggulan jumlah pemain dimaksimalkan dengan baik oleh Yunani guna menyamakan kedudukan, tapi baru bisa dilakukan di masa injury time lewat kontribusi Sokratis Papastathoupoulos.
Dengan skor imbang 1-1 di waktu normal, laga dilanjutkan selama 2x15 menit. Juga tidak ada perubahan dan penentuan pemenang diambil lewat drama adu penalti. Semua pemain Kosta Rika bisa menjalankan tugas dengan baik, sementara Theofanis Gekas menjadi satu-satunya pemain Yunani yang gagal mencetak gol dan akhirnya membuat timnya tersingkir.

Prancis menjadi satu dari tiga tim yang lolos ke perempat-final dengan kemenangan di waktu normal. Nigeria menjadi tim yang Les Bleus singkirkan di 16 besar.
Gol dari Paul Pogba di menit 79 dan gol bunuh diri Joseph Yobo di masa injury time babak kedua menjadi penentu kemenangan Prancis di Estadio Nacional de Brasilia.
Prancis sempat mendapat perlawanan sengit dari Nigeria, yang tampil tanpa beban di babak ini. Namun ketidakberuntungan skuat asuhan Stephen Keshi menguntungkan Prancis.

Jerman juga mengalami pertarungan seru dan melelahkan melawan Aljazair, yang menolak menyerah dengan mudah di Estadio Beira-Rio.
Selama 90 menit laga, kedua tim gagal menjebol gawang lawan. Jerman yang mengandalkan permainan kolektif tidak terlihat tajam di lini depan, sementara Aljazair kerap mengancam lewat serangan balik.
Baru di babak perpanjangan waktu Jerman bisa menaklukan Rais M'Bolhi lewat gol Andre Schurrle dan Mesut Ozil. Abdelmoumene Djabou sempat membalas, tapi tak sampai menyamakan kedudukan. Tiket perempat-final pun menjadi milik Jerman.

Argentina pun bersusah payah untuk bisa melenggang ke perempat-final. Lagi-lagi, Lionel Messi memberikan andilnya untuk menjadi kunci sukses kemenangan atas Swiss.
Bermain hingga 120 menit, Messi memberikan kontribusi nyata di menit 118 dengan memberikan umpan sodoran kepada Angel Di Maria, yang langsung melesakkan bola ke sudut gawang Swiss.
Argentina juga tampil dominan di laga ini dengan menguasai bola hingga 61 persen. Namun hal kecil yang menjadi pembeda adalah Messi.

Belgia tak ubahnya empat tim lain yang harus bersusah payah menembus perempat-final. Amerika Serikat benar-benar memaksa mereka bermain ngotot sepanjang 120 menit.
Selama 90 menit, kedua tim gagal menjebol gawang lawan. Laga pun dilanjutkan di babak perpanjangan waktu 2x15 menit.
Selama 30 menit ini, laga berjalan seru. Kevin De Bruyne terlebih dulu membuka keunggulan Belgia di menit 93, yang digandakan Romelu Lukaku di menit 105. Tapi Julian Green bisa memperkecil ketertinggalan.
Malang bagi Amerika, sejumlah kans terbuka tak berujung gol. Amerika pun tersingkir dan Belgia melenggang ke perempat-final.

Prancis - Jerman
4 Juli 2014 - 23.00
Estadio do Maracana (Jornalista Mario Filho)
Brasil - Kolombia
5 Juli 2014 - 03.00
Estadio Castelao
Argentina - Belgia
5 Juli 2014 - 23.00
Estadio Nacional de Brasilia
Belanda - Kosta Rika
6 Juli 2014 - 03.00
Arena Fonte Nova

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics