REVIEW Liga Champions Asia: Buriram United Melempem Di Kandang Sendiri

Terengginas kala bertandang ke markas Guangzhou Evergrande, Buriram United justru melempem di kandang sendiri saat menjamu Jeju United.


OLEH    AHMAD REZA HIKMATYAR      Ikuti @rezahikmatyar di twitter


Satu-satunya wakil ASEAN di Liga Champions Asia 2018, Buriram United, harus mengakui keunggulan 2-0 milik Jeju United, pada matchday kedua Grup G Liga Champions Asia, Rabu (21/2) malam WIB.

Padahal sepekan sebelumnya Buriram mampu bermain terengginas di markas Guaghzou Evergrande untuk membawa pulang satu poin. Bermain di markasnya sendiri, Thunder Castle, mereka pun diharapkan sanggup petik hasil positif dari Jeju.

Kampiun Liga 1 Thailand itu sejatinya bermain baik dengan mendominasi penguasaan bola hingga 58 persen dan lepaskan 19 tembakan! Namun gol cepat Jeju melalui Lee Chang-Min di menit kedua dan Magno Cruz di menit ke-21, memupus segala harapan.

Sementara itu Evergrande kembali memetik hasil negatif dengan bermain imbang kacamata saat melawat ke kandang Cerezo Osaka. Tim asuhan Fabio Cannavaro itu pun terpuruk di peringkat tiga klasemen sementara Grup G, dengan Cerezo sebagai pemimpinnya.

Beralih ke Grup H, Kashima Antlers sukses meraih kemenangan perdana yang mereka lakukan di markas tim kuat Korea Utara, Suwon Bluewings. Gol semata wayang Mu Kanzaki kala laga baru berjalan delapan menit jadi penentunya.

Wakil Jepang itu pun memimpin klasemen sementara Grup H lewat raihan empat poin. Hal itu terjadi karena Shanghai Shenhua dan Sydney FC bermain sama kuat 2-2 yang membuat mereka menguntit di belakang Kashima dengan koleksi dua poin.

Di Grup E Joeunbuk Hyundai Motors mengukuhkan statusnya sebagai pemuncak klasemen lewat raihan poin sempurna dari dua laga yang sudah dihelat. Selasa (20/2) mereka membantai jawara Hong Kong, Kitchee SC, lewat skor 6-0!

Wakil kaya raya Tiongkok, Tianjin Quanjin, menguntit di belakangnya dengan koleksi empat poin usai bermain imbang 1-1 di markas Kashiwa Reysol. Sempat tertinggal akibat gol Cristiano da Silva pada menit ke-52, Tianjin membalas melalui pemain pengganti, Alexandre Pato, dua menit jelang laga usai.

Status dan raihan poin sempurna Jeonbuk juga diikuti oleh Shanghai SIPG di Grup F. Mereka memastikan itu setelah menghajar Melbourne Victory 4-1. Sang winger kiri, Wu Lei, jadi kunci lantaran terlibat dalam tiga dari empat gol wakil Tiongkok tersebut.

Wakil Korsel, Ulsan Hyundai, mengisi pos runner-up dengan empat poin setelah raih kemenangan mengejutkan atas kampiun J1-League Jepang, Kawasaki Reysol, lewat skor tipis 2-1. Jung Jae-Yong jadi pahlawan dengan memborong sepasang gol kemenangan.

Terbang ke wlayah barat, Al Ahli kukuh di puncak klasemen Grup A setelah menang tipis 2-1 atas Al Jazira. Gol-gol Taisir Al Jassim dan Muhannad Assiri hanya dibalas satu karena gol bunuh diri Yasser Al Mosailem.

Kekalahan Al Jazira membuat Al Gharafa menyamai poin mereka di peringkat kedua, setelah menghajar Tractor Sazi dengan skor telak 3-0. Mehdi Taremi jadi pahlawan dengan memborong dua gol dan jadi aktor penyebab gol bunuh diri Sime Gregov.

Beranjak ke Grup B, Lekhwiya kembali petik kemenangan kali ini atas Al Wahda lewat skor tipis 3-2. Mesin gol Lekhwiya, Youssef El Arabi layak jadi man of the match lantaran mencetak dua gol dan hasilkan satu assist.

Pada partai lainnya kekalahan mengejutkan ditelan Lokomotiv Tashkent lewat skor 2-0 saat bertandang ke markas jawara Iran, Zob Ahan. Gol cepat Morteza Tabrizi di paruh kedua dan gol telat Reza Hosseini jadi penentunya.

Sementara itu persaingan ketat tersaji di Grup C, lantaran ada tiga tim yang mengoleksi tiga poin. Hasil itu terjadi karena tim terkuat grup, Persepolis, takluk 3-1 dari Al Wahda, sedangkan Nasaf menang 1-0 atas Al Wasl.

Persepolis, Al Sadd, dan Nasaf berurutan duduk di peringkat satu hingga tiga Grup C. Mereka sama-sama mengoleksi tiga poin, hasil dari sekali menang dan sekali kalah dari dua laga yang sudah dihelat.

Terakhir di Grup H, Esteghlal mampu memetik kemenangan mengejutkan atas runner-up turnamen musim lalu, Al Hilal, lewat skor tipis 1-0. Bunuh diri Abdullah Al Hafith akibat salah memblok tembakan Mame Thiam di menit 46 jadi penyebabnya.

Al Hilal pun jadi juru kunci klasemen dengan perolehan satu poin, karena Al Ain dan Al Rayyan bermain imbang 1-1 sehingga kedua tim sama-sama mengoleksi dua poin dari sepasang matchday yang sudah dihelat.

 

Topics