Robert Rene Alberts Sayangkan Protes Yang Dilakukan Persib Bandung

Di lain pihak, Djanur merasa Persib menang atas PSM.

PSM Makassar harus puas hanya bermain imbang 2-2 saat menjamu Persib Bandung di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Sabtu (29/10). Pelatih PSM Robert Rene Alberts mengungkapkan salah satu yang membuat timnya gagal menang di laga ini adalah kartu merah yang diterima Zulvin Zamrun pada menit ke-78'.

Hanya bermain dengan sepuluh pemain, PSM gagal mempertahankan keunggulan 2-1, setelah gelandang Persib Kim Jeffrey Kurniawan mencetak gol penyama kedudukan di masa injury time babak kedua. "Seharusnya kami bisa menang pada laga ini. Tapi kami gagal mendapatkan poin penuh karena kami mendapatkan kartu merah. Setelah kami bermain dengan sepuluh pemain, kami kehilangan segalanya dan akhirnya kami hanya dapat satu poin," kata Rene Alberts, setelah laga.

Di sisi lain, pelatih asal Belanda itu juga menyayangkan protes yang dilakukan pemain dan ofisial Persib terkait gol kedua yang dicetak PSM. Protes itu dilakukan Persib, lantaran kiper Muhammad Natshir sudah dilanggar lebih dulu sebelum Ronald Hikspoors mencetak gol kedua bagi tim Juku Eja.

"Tadi mereka menghentikan permainan, gara-gara gol kedua dari kami. Dan ini juga mempengaruhi permainan tim kami. Kalau tim kami bermain di luar kandang dan selalu bermain dengan baik, bahkan selalu dirugikan, kami tidak menghentikan permainan seperti tadi," jelas mantan pelatih Sarawak FA itu.

Di lain pihak, pelatih Persib Djadjang Nurdjaman menganggap timnya menang di laga ini. "Kami sebenarnya menang 2-1 pada laga ini, itu karena kami menguasai jalannya pertandingan ini. Gol‎ kedua dari PSM itu adalah pelanggaran, hanya wasit mensahkan gol ini," ucap pelatih yang akrab disapa Djanur itu.

"Kami tentu sangat kecewa dengan hasil pertandingan ini, karena kami benar-benar menguasai pertandingan tadi dan kemenangan harusnya ada pada kami. Tapi dapat satu poin pun kami sudah senang," tambahnya.(gk-69)

Topics