AS Roma Bungkam Timnas Indonesia U-23

Indonesia U-23 tampil lebih baik dan berhasil mencuri gol di babak kedua melalui Rasyid Assahid Bakri.

OLEH MUHAMAD RAIS ADNAN Ikuti di twitter

Timnas Indonesia U-23 harus mengakui keunggulan AS Roma dalam laga uji coba di Stadio Centro d' Italia, Jumat (18/7) malam WIB. Pada laga itu, Indonesia U-23 takluk dengan skor 3-1.

Roma langsung unggul cepat 1-0, ketika pertandingan baru berjalan tujuh menit lewat sepakan Alessandro Florenzi. Dua gol lainnya dicetak Salih Ucan (12), dan Marco Borriello (43). Sedangkan satu-satunya gol Indonesia U-23 dilesakkan Rasyid Assahid Bakri (56).

Babak pertama

Tampil dengan tim intinya, AS Roma langsung menekan sejak menit awal pertandingan. Peluang pertama langsung didapatkan Francesco Totti pada menit keempat. Namun tendangan bebasnya sedikit dari luar kotak penalti masih melambung di atas mistar gawang timnas Indonesia U-23, yang dikawal Andritany Ardhiyasa.

Pada menit ketujuh Alessandro Florenzi langsung membawa tim asal ibu kota Italia itu unggul 1-0. Florenzi berhasil memanfaatkan bola liar di area kotak penalti, hasil akselerasi Mattia Destro.

Unggul satu gol, Roma terus melanjutkan tekanan mereka. Destro nyaris saja menambah keunggulan runner-up Serie A Italia musim lalu itu pada menit kesembilan. Sayang, dia gagal menyelesaikan dengan baik bola hasil sepak pojok di depan gawang Andritany.

Indonesia U-23 sesekali mencoba menyerang. Namun, serangan Dedi Kusnandar dan kawan-kawan masih mudah dipatahkan para penggawa I Giallorossi.

Roma akhirnya berhasil menggandakan kedudukan menjadi 2-0 lewat gol yang dilesakkan Salih Ucan pada menit ke-12.

Tertinggal dua gol, skuat asuhan Aji Santoso mencoba untuk keluar dari tekanan tim tuan rumah. Beberapa kali para penggawa tim Garuda Muda mencoba menerobos lini pertahanan Roma. Tapi, lagi-lagi masih bisa diredam dengan baik oleh Ashley Cole dan kawan-kawan.

Fandi Eko Utomo mendapatkan peluang emas di menit ke-24. Sayang, tendangannya di depan gawang Roma masih bisa digagalkan kiper Lukasz Skorupski. Secara perlahan, Indonesia U-23 mencoba menguasai bola dengan memainkan umpan-umpan pendek.

Memasuki menit ke-32, Rudi Garcia mengganti sejumlah pemain utamanya seperti Francesco Totti, Radja Nainggolan, Ashley Cole, Salih Ucan, hingga kiper Skorupski.

Marco Borriello berhasil mencetak gol melalui sundulan, setelah memanfaatkan umpan sepak pojok pada menit ke-43. Skor 3-0. Hingga babak pertama usai, skor tetap 3-0.

Babak kedua

Memasuki babak kedua, permainan kedua tim cukup berimbang di menit-menit awal. Para pemain Roma cukup kesulitan menembus pertahanan Indonesia U-23. Meski, beberapa kali sempat membahayakan gawang Andritany.

Indonesia U-23 bahkan mampu mencuri gol di menit ke-56. Adalah Rasyid Assahid Bakri yang mampu memecah kebuntuan tim Garuda Muda. Umpan satu-duanya dengan Syakir Sulaiman berhasil dituntaskan dengan baik untuk menaklukkan kiper Bogdan Lobont. Skor 3-1.

Gol tersebut menambah kepercayaan diri Alfin Tuasalamony dan kawan-kawan. Mereka terus berusaha memainkan umpan-umpan pendek yang diinstruksikan Aji. Kedua tim pun saling bergantian menekan.

Rudi Garcia kembali melakukan pergantian pemain besar-besaran pada menit ke-69. Garcia memasukkan para pemain dari tim Primavera. Begitu pula, Aji yang mengganti beberapa pemainnya seperti Rasyid dan Yandi Sofyan Munawar. Mereka digantikan Rizky Ahmad Sanjaya Pellu dan Aldaier Makatindu.

Permainan pun terlihat berimbang. Namun begitu, serangan yang dilancarkan kedua tim selalu gagal membuahkan hasil. Salah satunya, peluang yang dimiliki Aldaier di menit ke-84. Tapi, tendangannya dari luar kotak penalti masih melenceng di sisi kiri gawang Roma. Skor 3-1 bertahan hingga laga usai.

Selanjutnya, Indonesia U-23 bakal menghadapi Lazio (20/7) dan Cagliari (23/7), dalam lanjutan tur mereka di Italia.

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.