Ronny Deila: Celtic Memang Tak Layak Masuk Liga Champions

Jawara Skotlandia ini tersingkir untuk kedua kalinya dari babak penyisihan Liga Champions.

OLEH SANDY MARIATNA Ikuti di twitter
Tersingkirnya Celtic di tangan Maribor dalam babak play-off Liga Champions mengindikasikan jawara Skotlandia itu memang tak pantas menembus fase grup kompetisi elit Eropa tersebut. Hal ini diakui sendiri oleh manajer mereka, Ronny Deila.
Gol tunggal Marcos Tavares di menit 75 membuat Celtic harus menelan kekalahan 1-0 di kandang sendiri dari Maribor pada leg kedua, Rabu (27/8) dini hari WIB – membuat agregat menjadi 2-1 untuk wakil Slovenia itu. The Bhoys pun tersingkir untuk kedua kalinya dari Liga Champions musim ini.
Seperti diketahui, Legia Warsawa-lah yang berhak melawan Maribor setelah sukses menyingkirkan Celtic dengan skor agregat 6-1 di babak sebelumnya. Namun, Legia memainkan pemain ilegal yang sedang menjalani suspensi di leg kedua yang berakhir 4-1 itu. Akibatnya, Celtic menang WO 3-0, unggul gol tandang dalam agregat 4-4 atas wakil Polandia itu, dan berhak melawan Maribor.
“Maribor hanya punya dua peluang di laga ini, namun mereka lebih efektif ketimbang kami. Pada akhirnya, satu-satunya hal yang bisa dikatakan adalah kami tampil buruk dan tidak layak masuk ke Liga Champions,” ujar Deila.
“Kami tidak tampil cukup agresif, namun performa kami meningkat di babak kedua. Kami lalu sekuat tenaga menekan lawan, tapi sepertinya kami sedikit takut dan bermain terlalu berhati-hati,” sesalnya.
Meski tersingkir dari Liga Champions, Celtic masih bisa berkiprah di Eropa dengan masuk dalam undian Liga Europa. Deila kini harus memutar otak untuk membangkitkan timnya mengingat ini adalah kekalahan yang terjadi berurutan setelah Caledonian Thistle juga sukses menghempaskan mereka di liga domestik pada Sabtu (23/8) lalu.

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.