Roy Hodgson Belum Ingin Tanggalkan Posisinya

Posisi Inggris yang nyaris tersingkir dari Brasil tak membuat sang manajer merasa jabatannya juga berada di ujung tanduk.

OLEH SANDY MARIATNA Ikuti di twitter
Manajer Inggris Roy Hodgson menegaskan dirinya tak punya keinginan untuk mundur dari jabatannya meski The Three Lions hampir mustahil lolos ke babak 16 Piala Dunia 2014 usai takluk 2-1 di tangan Uruguay, Jumat (20/6) dini hari WIB.

Dalam partai lanjutan Grup D tersebut, Luis Suarez menjadi pahlawan Uruguay setelah dua golnya hanya mampu dibalas sekali oleh Inggris via Wayne Rooney. Inggris kini harus mengalahkan Kosta Rika agar bisa lolos dengan catatan Italia memenangi dua laga tersisa.

“Tidak, saya tidak ada keinginan untuk mengundurkan diri. Saya sangat senang dengan cara pemain melakukan tugasnya di lapangan. Jelas saya kecewa dengan kekalahan ini, tapi tak ada niat bagi saya untuk pensiun. Jika FA menilai saya bukan orang yang tepat, maka itu adalah keputusan mereka, bukan saya,” ujar Hodgson.

Lebih lanjut, pria berusia 66 tahun ini menyebut timnya tak pantas kalah di laga ini. “Peluang kami untuk lolos sangat tipis. Kami yakin bisa mendapat hasil baik setelah kerja keras yang kami lakukan dengan mampu menyamakan skor. Kami yakin seharusnya kami bisa menang atau setidaknya imbang, namun gagal,” ucapnya.

“Kami merasa sudah menjaga Suarez dengan baik. Dia sangat baik ketika mencetak gol pertamanya, tetapi kami lebih banyak membuatnya sangat diam sepanjang laga. Kami lebih dari kecewa, kami hancur,” sesalnya.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics