Ruddy Widodo: Aremania Jadi 'Marquee Player' Arema FC

Ruddy mengatakan, Arema tidak membutuhkan marquee player jika hanya ingin membuat nama klub lebih terkenal.


LIPUTAN  ABI YAZID  DARI MALANG    Ikuti di twitter


Manajer umum Arema FC Ruddy Widodo menyatakan, manajemen Singo Edan tidak ingin merusak harmonisasi tim dengan mendatangkan pemain kelas dunia di Liga 1 2017, dan sudah menganggap suporter Aremania sebagai marquee player.

Ruddy mengatakan, Arema tidak membutuhkan pemain kelas dunia jika hanya bertujuan untuk membuat klub menjadi lebih terkenal. Menurut Ruddy, jajaran manajemen dan pelatih menganggap skuat saat ini sudah solid.

SIMAK JUGA: Arema Tawarkan Pemain U-21 Ke Klub Liga 2

“Kalau niatnya hanya untuk membuat tim terkenal, ya buat apa. Sepakbola Indonesia sudah menjadi tontonan menarik, dan Arema juga sudah terkenal. Kami juga harus memikirkan biaya untuk mendapatkannya. Sedangkan kami juga harus menjaga harmonisasi tim ini,” ujar Ruddy.

“Arema sudah punya marquee player, yaitu Aremania. Mereka memberikan dukungan kepada kami di manapun kami bermain. Mereka bersemangat dan militan, sehingga kami memiliki energi di lapangan.”

SIMAK JUGA: Syaiful Berharap Arema Rekrut Sergio Ramos

Ruddy menambahkan, Arema akan membawa usulan terkait regulasi pemain asing dalam rapat kontestan Liga 1. Ruddy menganggap aturan Marquee Player yang diterapkan PT Liga Baru Indonesia (LIB) dinilai tidak adil.

“Marquee player ini mungkin tidak bisa dimanfaatkan semua klub. Jadi, kalaupun ada aturan asing, ya 3+1 saja. Mereka bebas mau kontrak pemain mahal, atau murah, karena nanti di lapangan empat pemain asing akan bertanding. Jadi ada kekuatan yang sama dan merata bagi klub untuk bersaing,” tegas Ruddy.

Sedangkan terkait aturan penggawa muda, Ruddy mengaku sangat setuju dengan usulan pelatih Aji Santoso, yakni klub yang tiga atau lebih pemainnya dipanggil timnas, tidak diwajibkan memainkan pemain U-23.

SIMAK JUGA: Arema Tak Tertarik Boyong 'Marquee Player'

Sementara itu, manajemen sudah membahas soal calon lawan uji coba Arema menjelang bergulirnya kompetisi kasta tertinggi nasional. Ruddy sedikit kaget, arena mereka mengalami kesulitan mendatangkan tim ke Malang.

“Saya pikir setelah kami menjadi juara Piala Presiden, kami akan lebih mudah mendatangkan tim ke Malang. Ternyata tawaran yang datang justru kami harus ke kandang lawan. Saat ini yang diinginkan pelatih adalah uji coba di Malang. Beberapa sudah iya, seperti Barito [Putera],” kata Ruddy. (gk-48)

 

Topics