Rudy William Keeltjes: Pembentukan Timnas Indonesia U-21 Saat Ini Sudah Tepat

Dalam waktu yang mepet, langkah PSSI membentuk timnas Indonesia U-21 saat ini dinilai Rudy tepat.

OLEH MUHAMAD RAIS ADNAN Ikuti di twitter
Pelatih timnas Indonesia U-21, Rudy William Keeltjes, membela kebijakan PSSI dalam proses pembentukan timnya yang akan mengikuti turnamen Cotif di Valencia, Spanyol, 10-20 Agustus mendatang. Seperti diketahui, pembentukan Indonesia U-21 memang mendadak dilakukan PSSI.
Itu karena, mereka harus mengirimkan timnas Indonesia U-19 yang sebelumnya direncanakan ke turnamen itu untuk terjun dalam turnamen Hassanal Bolkiah Trophy 2014, 9-23 Agustus 2014. Keputusan ini pun baru ditetapkan melalui rapat Komite Eksekutif PSSI, 23 Juli lalu.
Nah, untuk menyiasati mepetnya waktu persiapan, PSSI mengambil langkah langsung membentuk tim ini dengan bermaterikan 12 pemain dari Sriwijaya FC U-21, yang menjadi juara Indonesia Super League (ISL) U-21 musim lalu. Ditambah, dua pemain dari Persib Bandung U-21, dua penggawa Brisbane Roar FC, dan tiga pemain dari timnas Indonesia U-19.
"Memang kalau waktunya mepet seperti ini tidak boleh kita seleksi. Harus dari satu klub yang pernah juara di U-21, baru disisipkan pemain-pemain yang sudah pengalaman internasional. Langkah PSSI dalam pembentukan tim saat ini sudah tepat," ucap Rudy, kepada Goal Indonesia.
Dia mencontohkan, langkah seperti ini juga pernah dilakukan PSSI ketika mengirimkan klub Niac Mitra Surabaya untuk menggantikan timnas Indonesia ke Piala Aga Khan di Pakistan 1979. "Mereka waktu itu bisa menjadi juara. Saya pun senang dan merasa tertantang dengan kondisi seperti ini," tuturnya.
Rasa optimisme Rudy pun semakin tinggi ketika melihat kemampuan para pemainnya pada latihan perdana di Lapangan POR Pelita Jaya, Sawangan, Jumat (1/8) petang. Rudy melihat, para pemain yang dipanggil sudah memiliki kualitas yang lumayan.
"Saya rasa, mereka sudah pantas. Mereka semua sudah pemain jadi, sehingga tinggal dimatangkan saja. Hanya masalahnya kan waktunya sempit untuk persiapan, dan pengalaman internasional mereka masih minim," tutur mantan pelatih PSM Makassar itu.
Seperti diketahui, pada turnamen Cotif Indonesia tergabung di grup A bersama tim-tim U-20 dari Barcelona, Argentina, Mauritania, dan Levante. "

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.