Ruud Gullit: Juventus Tak Mainkan Sepakbola Negatif

Legenda sepakbola asal Belanda tersebut menilai Juventus tak mengusung sepakbola negatif, yang kental dengan nuansa bertahan.

Juventus secara luar biasa berhasil menghajar Barcelona lewat skor telak 3-0, pada leg pertama babak perempat-final Liga Champions, Rabu (12/4) dini hari WIB.

Meski begitu banyak pihak mengkritik Juve lantaran bermain terlampau pragmatis, dengan mengandalkan pertahanan kukuh. Bahkan Si Nyonya Tua disebut menerapkan taktik sepakbola negatif, meniliki penguasaan bola mereka yang cuma 32 persen.

Menanggapi pandangan tersebut, legenda sepakbola Belanda yang kini jadi pandit sepakbola, Ruud Gullit, menolak sepakat. Ia menyebut Juve hanya bermain seperti yang seharusnya mereka lakukan.

"Juve memainkan sepakbola negatif? Saya tak sependapat dengan pandangan itu. Terutama melawan Barca, saya melihat Juve hanya bermain seperti yang seharusnya mereka lakukan," tutur Gullit, seperti dikutip beIN Sport.

"Juve beradaptasi dengan lawan yang mereka hadapi. Melawan Barca, kebetulan Juve punya lini pertahanan yang luar biasa, [Massimiliano] Allegri pun mengeksploitasinya untuk mematikan trio MSN.

"Ketika Anda melihat statistik percobaan tembakan Juve sebanyak 14 kali dan unggul jika mengerucut ke tembakan tepat sasaran, apa Anda pikir itu sepakbola negatif? Inilah sepakbola Italia yang saya kenal. Sangat ortodoks, tak perlu indah, tapi mereka tahu bagaimana caranya meraih hasil," pungkasnya.