Sajuri Syahid: Persiba Bantul Sudah Tak Bisa Ditolong Lagi

Kekalahan kesekian kali yang diderita Laskar Sultan Agung membuat pelatih mereka mengaku pesimistis mengejar target lolos dari zona degradasi.

LIPUTAN SANDY MARIATNA DARI BANTUL Ikuti di twitter

Persiba Bantul kian terpuruk di dasar klasemen Indonesia Super League (ISL) Wilayah Timur setelah takluk 3-2 dari Persela Lamongan, Senin (2/6) di Stadion Sultan Agung, Bantul. Hasil buruk ini membuat pelatih Persiba Sajuri Syahid mengaku sudah angkat tangan seputar peluang timnya keluar dari zona merah.

Persiba kini duduk di urutan dasar Indonesia Super League (ISL) 2014 Wilayah Timur dengan raupan enam poin dari 14 laga, terpaut enam poin dari zona aman di mana musim tinggal menyisakan enam laga lagi. Meski masih berpeluang lolos, Sajuri menilai timnya sudah tak tertolong lagi.

“Kepada masyarakat Bantul, kepada suporter Persiba, saya minta maaf sebesar-besarnya. Saya sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi hasilnya ya seperti ini. Bantul sudah tidak bisa ditolong lagi. Persiba mau tidak mau harus turun [ke Divisi Utama],” sesal Sajuri seusai laga.

Di laga tersebut, Persiba sebenarnya mampu memberi perlawanan intens. Laskar Sultan Agung bahkan unggul terlebih dahulu di menit 22 via Ugik Sugiyanto. Sayang, seiring berjalannya waktu Persela mampu bangkit dan langsung membalas tiga gol melalui Addison Alves, Srdjan Lopicic, dan Bijahil Calwa. Persiba yang terus menekan menjelang akhir laga akhirnya hanya bisa menceploskan satu gol tambahan melalui Ezequiel Gonzalez.

“Babak kedua kita main bagus dalam menyerang. Namun saya tidak tahu, mengapa gol-gol [yang dicetak Persela] ini cepat sekali, golnya terlalu mudah. Gol pertama seperti disaksikan saja, gol kedua memang sulit kita atasi, dan gol ketiga lebih lucu lagi, kiper harusnya keluar dari gawang,” Sajuri menambahkan.

Kiper Persiba Wahyu Tri Nugroho memang tampil kurang baik di laga ini. Puncaknya, ia digantikan Andi Setiawan di babak kedua dan sang kiper pelapis sukses membuat gawangnya tak kebobolan lagi. Wacana untuk menggeser Wahyu, yang sudah kebobolan 33 gol di musim ini, pun menyeruak di kubu Persiba.

“Sejak putaran kedua, saya sudah memberi masukan soal hal itu. Tapi argumentasi pelatih kiper, Pak Agus [Atha] juga masuk akal. Pak Agus yang lebih tahu, meskipun itu tanggung jawab saya. Jadi, kemungkinan ada [pergantian kiper untuk laga selanjutnya],” pungkasnya.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.