Sami Khedira Akui Sulit Tinggalkan Real Madrid

Samki Khedira mengakui jika meninggalkan Real Madrid adalah salah satu keputusan terberat dalam kariernya.

Sami Khedira akhirnya resmi bergabung dengan raksasa Serie A Italia, Juventus, lewat status free transfer. Namun begitu, sejatinya gelandang keturunan Tunisia ini berharap tidak meninggalkan Real Madrid.

Baginya keputusan untuk hijrah dari El Real merupakan salah satu keputusan tersulit yang pernah ia buat. Di satu sisi dirinya ingin bertahan di Madrid, tapi di sisi lain ia tak lagi dibutuhkan Los Blancos dan butuh bermain reguler.

Pemain berusia 28 tahun itu pun berharap jika semua orang di Madrid akan terus mengingatnya sebagai Madridista. Khedira juga menegaskan jika Madrid akan selalu dan selamanya berada di hatinya.

"Sungguh, itu bukan suatu keputusan yang mudah. Bukan lagi sebuah rahasia. Namun keputusan itu lebih mudah dibuat ketika Anda sendiri yang memutuskan. Keputusan itu sangatlah sulit, emosional. Semuanya selain itu akan menjadi sebuah kebohongan. Namun hal itu menunjukkan betapa saya sangat suka berada di sini," ungkap Khedira, seperti dikutip Goal UK.

"Saya akan sangat senang bila orang-orang di sana mengatakan: 'ia adalah salah satu dari kita. Ia seorang Madridista.' Saya melakukan segalanya bagi klub ini selama lima tahun, dan saya berharap bahwa orang-orang akan mengakui hal itu. Madrid ada dalam hati saya dan hal itu akan tetap ada di sana selamanya," pungkasnya.

Di musim terakhirnya bersama Madrid, Khedira hanya dimainkan 17 kali dengan tiga di antaranya yang dilakoni secara penuh. Dari jumlah tersebut, dirinya gagal menyumbang sebiji pun gol maupun assist. 

Topics