Samir Nasri Dendam Pada Didier Deschamps

Nasri merasa haknya tampil di kompetisi terbesar dunia telah dirampas Deschamps.

Samir Nasri tidak akan pernah melupakan perlakuan Didier Deschamps yang dianggap telah merampas kesempatannya bermain di Piala Dunia 2014 bersama Prancis. Pemain yang beroperasi sebagai gelandang serang memiliki musim brilian bersama Manchester City, menyabet titel Liga Primer Inggris dan secara reguler menembus starting XI.

Tapi, Deschamps tak memasukkan Nasri dalam skuat Les Bleus di Brasil, yang berujung pada keputusan pensiun pemain 27 tahun. Nasri mengaku tidak memaafkan sang pelatih yang baru saja menyepakati kontrak baru dengan timnas kemarin, karena merasa diabaikan di kompetisi terbesar dunia.

“Melewatkan Piala Dunia adalah kekecewaan terbesar dalam karier saya,” aku Nasri kepada L’Equipe. “Itu yang paling melukai saya. Deschamps merampas hak saya ketika saya pantas mendapatkannya. Saya tidak akan melupakan itu. “Saya merasa kecewa, terutama untuk keluarga, ketika orang mengatakan saya menciptakan masalah sepanjang waktu. Saya tidak berpikir pantas mendapatkan itu. Pemain Prancis yang melakukan pemogokan [pada 2010] dimaafkan tapi saya tidak.

“Jika saya bisa bicara kepada Deschamps, saya ingin bilang dia harus bersikap seperti pria, untuk menilai pilihannya dan mengatakan kepada saya apa yang dia pikirkan. Untuk mengatakan kepada saya: ‘Dengar, Anda tak akan masuk Piala Dunia bersama kami. Jika Anda tak senang, well, begitulah keadaannya.’ Setidaknya dia harus bicara ini kepada saya layaknya pria.”