Sejarah Hari Ini (12 September): Akhir Kiprah Gianluca Vialli

Friksi dengan sejumlah pemain membuat Vialli kehilangan pekerjaannya di Chelsea.

OLEH DEWI AGRENIAWATI Ikuti di twitter

Sukses mempersembahkan serangkaian gelar ternyata tak membuat Gianluca Vialli aman menduduki kursi panas Chelsea. Karena baru menjalani lima laga Liga Primer Inggris musim 2000/01, Vialli harus menerima kenyataan didepak The Blues pada 12 September 2000.

Pelatih berkebangsaan Italia direkrut klub London Barat pada 1998 dan ketika itu statusnya merangkap sebagai pemain-pelatih. Di awal kariernya, Vialli berhasil membawa Chelsea menyabet Piala Liga dan Piala Winners dan finis posisi empat Liga Primer. Piala Super Eropa, Piala FA dan Charity Shield ikut masuk lemari trofi Chelsea di masa kepelatihan Vialli sebelum dia angkat koper dari Stamford Bridge.

Chelsea sebenarnya mengawali musim dengan gemilang, membekuk Manchester United di ajang Charity Shield, tapi hanya menang di satu partai dari lima laga yang telah dilalui membuat The Blues memutus kerja sama.

Player Power

Hasil negatif yang diraih Chelsea di awal musim kabarnya bukan alasan tunggal Vialli didepak dari jabatan. Kisruh dengan sejumlah pemain disebut-sebut menjadi alasan utama Chelsea melepas Vialli.

Franck Lebeouf, Didier Deschamps dan Dan Petrescu menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap kepemimpinan pelatih dan hal itu mulai ditunjukkan di lapangan. Tapi, perlakuan Viallia kepada Gianfranco Zola lah yang membuat petinggi Chelsea murka. Sang striker masih tak mengerti mengapa orang yang pernah menjadi teman baiknya berubah drastis saat dia mengambil alih kursi pelatih Chelsea. Tanpa penjelasan, Vialli kerap membiarkan Zola menjadi penghangat kursi cadangan.

Hal ini dibenarkan Athole Still, agen mantan penyerang Sampdoria dan Juventus, yang menyebut player power menyebabkan Vialli kehilangan pekerjaan.

“Alasan pemecatan Luca tidak ada hubungannya dengan hasil klub di awal musim,” ujarnya.

“Alasannya adalah dia kehilangan kepercayaan dari beberapa pemain. Semangat di kamp tidak sesuai dengan yang diinginkan Viallia atau Chelsea.”

Hanya Graeme le Saux, bek kiri Inggris, satu-satunya yang memberikan dukungan kepada Vialli ketika itu: “Semua pemain terkejut dan tak ada yang tahu ini terjadi.”

addCustomPlayer('1vvpv8cxofvw716lrlk6cvq380', '', '', 620, 540, 'perf1vvpv8cxofvw716lrlk6cvq380', 'eplayer4', {age:1407083817233});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics