Sejarah Hari Ini (15 Oktober): Era Baru FC Internazionale

Era Massimo Moratti di FC Internazionale berakhir setelah Erick Thohir resmi mengambil alih saham mayoritas FC Internazionale.

OLEH TEGAR PARAMARTHA Ikuti di twitter

Tepat satu tahun silam, FC Internazionale memasuki era baru setelah pengusaha asal Indonesia, Erick Thohir, membeli 70 persen saham salah satu klub terbesar di dunia tersebut.

Hal itu memastikan era Inter di bawah Massimo Moratti yang telah berjalan hampir selama dua dekade resmi berakhir.

Seperti yang diketahui, di bawah Moratti, La Beneamata telah mengoleksi berbagai gelar juara, yaitu lima Scudetto, empat Coppa Italia, empat Piala Super Italia, satu Liga Champions, satu Piala UEFA dan satu Piala Dunia Antarklub. Namun, krisis finansial yang mendera klub membuat Moratti terpaksa melepaskan kekuasaannya.

Kini dengan dipegang Thohir, La Beneamata menjadi klub Italia kedua yang dikuasai oleh asing. Klub Italia pertama yang dibeli asing adalah AS Roma yang diambil alih oleh grup eksekutif Boston pada 2011 silam.

Salah satu perubahan yang tampak di tubuh Internazionale adalah semakin dekatnya hubungan klub dengan fans di luar negeri, terutama Indonesia. Hal itu bisa dilihat dari cukup seringnya sang Presiden terlibat langsung dalam kegiatan-kegiatan fans Inter di Tanah Air.

Selain itu, perubahan juga tampak dalam tim dengan melakukan perombakan, di mana pemain-pemain seperti Walter Samuel, Diego Milito dan Esteban Cambiasso dilepas, sementara Javier Zanetti ditarik ke posisi manajamen, sementara klub juga lebih agresif di bursa transfer, dengan berhasil mendatangkan pemain seperti Nemanja Vidic, Gary Medel, Yann M'Vila dan beberapa pemain lainnya pada bursa transfer terakhir.

addCustomPlayer('k7utgr4os0yd1grp4y3npwrlj', '', '', 620, 540, 'perfk7utgr4os0yd1grp4y3npwrlj', 'eplayer4', {age:1407083307651});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics