Sejarah Hari Ini (19 Juni): Rekor Istimewa Pele Di Piala Dunia 1958

Di usia 17 tahun 239 hari, Pele menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah Piala Dunia, sebuah rekor yang bertahan sampai hari ini.

Piala Dunia 1958 layak disebut sebagai tempat kelahiran salah satu legenda sepakbola terbesar sepanjang masa, Pele.

Dalam turnamen yang digelar di Swedia itu, Pele membuat mata publik dunia terbelalak bukan hanya karena ia berkontribusi membawa Brasil menjadi juara dunia untuk pertama kali, namun juga karena ia melakukannya di usia yang begitu muda: 17 tahun.

Beragam rekor pun tercipta karena umur belianya itu, salah satunya adalah pencetak gol termuda dalam sejarah Piala Dunia yang terjadi tepat pada 58 tahun yang lalu.

Pele sebetulnya diragukan untuk berangkat ke Swedia karena dibekap cedera, namun rekan-rekannya mendesak pelatih Vicente Feola untuk memanggilnya. Maka demikianlah, remaja asal Santos itu masuk ke dalam skuat Selecao. Cerita berikutnya adalah sejarah.

Dimulai dengan debut di Piala Dunia melawan Uni Soviet di matchday ketiga fase grup, Pele ketika itu tercatat sebagai pemain termuda yang tampil di Piala Dunia dan berhasil membuat assist untuk gol kedua Vava. Brasil menang 2-0 dan melaju ke perempat-final sebagai juara grup.

Di perempat-final, Brasil dihadapkan Wales, sebuah tim kejutan yang “beruntung” bisa lolos ke Piala Dunia 1958 – turnamen pertama dan terakhir bagi The Dragons sebelum kembali berpartisipasi di Euro 2016. Yang menarik, kisah kelolosan Wales ke Swedia ini ada kaitannya dengan Indonesia.

Ceritanya, satu tiket tersisa Piala Dunia 1958 diperebutkan oleh Indonesia, Sudan, Mesir, dan Israel yang bersaing di kualifikasi akhir zona Asia. Akan tetapi, karena tiga negara yang disebut pertama menolak bertanding versus Israel karena alasan politik, maka Israel menang WO. Namun, FIFA tak ingin ada tim yang lolos ke Piala Dunia tanpa bertanding, maka diadakanlah laga play-off antara Israel melawan wakil Eropa, yakni Belgia. Berhubung Belgia menolak bertanding, Wales lantas menggantikan Belgia dan berhasil mengatasi Israel dengan skor agregat 4-0.

Secara tak diduga, tim debutan Wales berhasil lolos dari fase grup untuk bersua Brasil di perempat-final pada 19 Juni 1958, yang membawa kita kembali kepada momen bersejarah Pele.  

Pele, 17 tahun, kala cetak gol ke gawang Wales

Ya, Brasil saat itu kesulitan memecah kebuntuan sampai akhirnya terjadi sebuah kans di menit ke-66, ketika Pele merangsek ke kotak penalti sebelum sukses menjebol ke gawang Wales. Ini adalah gol perdana Pele di Piala Dunia dan yang lebih penting, ia tercatat sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah turnamen, yakni di usia 17 tahun 239 hari. Sebuah rekor yang masih bertahan sampai hari ini.

Setelah momen itu, Pele terus menggila bersama Brasil. Di semi-final, Pele secara luar biasa mengemas hat-trick dalam kemenangan 5-2 atas Prancis. Lewat skor yang identik, Brasil sukses menggilas tuan rumah Swedia di partai puncak dengan Pele menyumbang dua gol.  

Pele mengakhiri turnamen dengan catatan enam gol dari empat partai, hanya kalah dari bomber Prancis Just Fontaine (13 gol) yang turut mencatat rekor sebagai pencetak gol terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia. Hingga akhir kariernya sebagai pemain, Pele total mengoleksi tiga trofi Piala Dunia dan mengemas lebih dari 1000 gol.

Beberapa rekor yang dicatat Pele di Piala Dunia 1958 (yang masih bertahan hingga saat ini):

  • Pencetak gol termuda | 17 tahun 7 bulan 27 hari | Brasil vs Wales | 19 Juni 1958
  • Pencetak hat-trick termuda | 17 tahun 8 bulan 1 hari | Brasil vs Prancis | 24 Juni 1958
  • Pencetak gol termuda di final | 17 tahun 8 bulan 6 hari | Brasil vs Swedia | 29 Juni 1958
  • Pemain termuda di final | 17 tahun 8 bulan 6 hari | Brasil vs Swedia | 29 Juni 1958