Sejarah Hari Ini (2 Agustus): Selamat Ulang Tahun Stefan Effenberg!

Stefan Effenberg, legenda sepakbola kontroversial asal Jerman ini merayakan hari ulang tahunnya yang ke-47.

Nama satu ini haram dilewatkan jika kita merunut deretan legenda sepakbola Jerman dari masa ke masa. Anda bisa kena damprat jika dirinya tahu Anda melupakannya. Dialah, Stefan Effenberg, jenderal lapangan tengah yang memiliki teknik tinggi, passing berkelas, tembakan geledek, dan sifat yang meledak-ledak. Legenda yang akrab disapa "Effe" ini kebetulan tengah merayakan hari ulang tahunnya yang ke-47.

Jika saja Lothar Matthaus tak kembali ke Bayern Munich dari bulan madunya di FC Internazionale pada 1992, bisa dipastikan Effenberg-lah yang akan jadi ikon utama Bundesliga Jerman di periode 90-an. Ya, selain berprestasi, Effe memiliki sifat unik yang bisa membuat bulu kuduk lawan berdiri dan rekan-rekannya segan.

"Ketika para pemain Bayern mencari tempat bersembunyi kala latihan, itu artinya Effenberg sedang datang," begitu gambaran mantan pelatih FC Hollywood, Ottmar Hitzfeld, menggambarkan aura yang dimiliki Effenberg.

Selain karena sifatnya, pemain berambut pirang ini amat dikenang dengan kesuksesannya memimpin Bayern merajai sepakbola Jerman, menembus puncak Eropa, hingga ke titik tertinggi di dunia. Namun prestasinya di level klub berbalik 180 derajat ketika berbicara kiprahnya di timnas Jerman.


                      Efenberg mencapai puncak karier dan melegenda di Bayern Munich

Mari kita mulai dahulu kisah Effenberg dari awal kariernya. Lahir di Hamburger, seperti kebanyakan anak lokal lainnya Effe memulai karier sepakbolanya dengan bergabung di klub lokal, di Bramfelder SV dan Victoria Hamburg. Bersinar di level muda, Borussia Monchengladbach merekrutnya kala menginjak usia 19 tahun, pada musim panas 1987.

Tempat reguler di starting XI Gladbach langsung diraih Effe pada musim keduanya. Sebagai gelandang serang, dirinya terus berkembang dan menarik minat klub-klub besar Eropa. Puncaknya terjadi pada 1990, saat raksasa Bundesliga, Bayern, merekrutnya lewat banderol yang cukup tinggi kala itu €2 juta.

Sayang, meski sukses menembus tim utama dan tajam di depan gawang, Effenberg gagal mengantarkan Die Roten meraih trofi apapun. Ia pun ditendang ke klub elit Serie A Italia, Fiorentina, seiring keputusan manajemen memulangkan Lothar Matthaus dari Inter.

Bukannya bangkit, Effe malah semakin memburuk dalam petualangannya di Negeri Pizza. Pada musim debutnya ia gagal menyelamatkan Fiorentina dari degradasi. Di Serie B, meski berhasil mengantarkan La Viola promosi, pemain berjuluk Si Singa itu tak lagi diinginkan dan dilepas seharga €750 ribu ke klub awal kariernya, Gladbach.

Segera diupdate...


                            Karier Effenberg di timnas Jerman berlangsung prematur

STEFAN EFFENBERG

Nama lengkap: Stefan Effenberg
Posisi: Gelandang
Tempat, tanggal lahir: Hamburg, Jerman, 2 Agustus 1968
Koleksi Gelar (Klub):

Borussia M'Gladbach: 1 DFB-Pokal (1994/95)

Bayern Munich: 3 Bundesliga Jerman (1998/99, 1999/00, 2000/01)
1 DFB Pokal (1999/00)
1 Piala Super Jerman (1990)
1 Liga Champions (2000-01)
1 Piala Interkonental/ Piala Dunia Antarklub (2001)

Fiorentina: 1 Serie B Italia (1993/94)

Prestasi (Timnas Jerman)

Piala Amerika Serikat 1993: Juara
Euro 1992: Runner-up 

Karier pemain:
1994-1997: Borussia M'Gladbach
1997-1998: Bayern Munich 
1998-2004: Fiorentina
2004-2005: Borussia M'Gladbach
2005-2006: Bayern Munich
2006-2007: VfL Wolfsburg
2007-2008: Al Arabi
 
Karier timnas:

1991-1998: Jerman

 

 

97 laga (50 gol)
33 laga (9 gol)
225 laga (120 gol
37 laga (13 gol)
11 laga (1 gol)
21 laga (3 gol)
14 laga (4 gol)

35 caps (5 gol) 

Topics