Sejarah Hari Ini (26 Mei): Comeback Brilian Manchester United

Hari ini, pada 1999, Manchester United melakukan salah satu comeback paling brilian dalam sejarah sepakbola dengan menumbangkan Bayern Munich di final Liga Champions.

Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Dan itu berlaku pula untuk Manchester United yang akhirnya memastikan gelar Liga Champions keduanya setelah menumbangkan Bayern Munich di final yang mengambil tempat di Camp Nou.

Tepat pada hari ini 16 tahun silam, United arahan Sir Alex Ferguson, yang bermain tanpa dua gelandang penting seperti Roy Keane dan Paul Scholes, justru mampu melakukan salah satu comeback paling brilian dalam sejarah sepakbola dengan memupus mimpi Bayern di masa injury time.

Setelah sempat tertinggal di menit keenam lewat tendangan bebas Mario Basler, United terlihat menemui jalan buntu dan hampir putus asa sebagaimana pertandingan memasuki tiga menit perpanjangan waktu.

Di menit krusial itulah mereka memiliki tendangan sudut yang diambil oleh David Beckham. Spesialis umpan Setan Merah itu kemudian melambungkan bola ke daerah kotak penalti yang turut pula diramaikan oleh kiper Peter Schmeichel.

Dalam situasi tersebut, bola yang dibuang oleh tim lawan mengarah ke Ryan Giggs, yang langsung meneruskannya kepada pemain pengganti Teddy Sheringham yang sudah menunggu di depan gawang. Tanpa cela, striker gaek itu tinggal menceploskannya ke gawang Oliver Kahn yang terpaku tak berdaya. Skor pun berubah 1-1.

Merasa di atas angin, United terus melanjutkan tekanan dan mengincar gol kemenangan. Di menit ke-93, Ole Gunnar Solskjaer, yang masuk menggantikan Andy Cole, sukses membelokkan bola hasil sundulan Sheringham untuk kemudian mewujudkan trofi Liga Champions bagi timnya.

Kemenangan itu disambut suka cita oleh seluruh penggawa Setan Merah, tak terkecuali Schmeichel, yang memainkan pertandingan terakhirnya sebelum melanjutkan karier ke Sporting Lisbon.

Dalam keterangannya, Schmeichel, yang dipercaya sebagai kapten, mengaku sungkan untuk mengangkat trofi tersebut dan ia lebih memilih Sir Alex untuk melakukannya.

“Saya tidak ingin menjadi orang yang mengangkat trofi Liga Champions itu; saya ingin Sir Alex yang melakukannya, karena dia adalah sosok yang memberi saya dan pemain lain di tim ini kesempatan,” demikian Schmeichel.

“Dia adalah sosok yang mendorong kami. Terkadang dia mendorong kami sampai ke titik batas hanya demi memenuhi permintaannya, namun dia adalah sosok yang selalu memastikan bahwa kami takkan meninggalkan lapangan tanpa melakukan usaha 100 persen.

“Untuk mengangkatnya bersama dengan dia adalah hal yang tak terlupakan. Ini adalah hal terakhir yang saya lakukan untuk Manchester United dan saya tidak bisa meminta akhir yang lebih baik untuk karier saya,” tutupnya.

Susunan Pemain:

Manchester United: Schmeichel; Gary Neville, Johnsen, Stam, Irwin; Beckham, Butt, Blomqvist (Sheringham 67'), Giggs; Cole (Solskjaer 81'), Yorke.

Bayern Munich: Kahn; Babbel, Linke, Matthaus (Fink 80'), Kuffour, Tarnat; Effenberg, Jeremies; Basler (Salihamidžić 87'), Jancker, Zickler (Scholl 71').