Sejarah Hari Ini (28 Oktober): Debut Johan Cruyff Untuk Barcelona

41 tahun yang lalu, salah satu legenda terbesar sepakbola, Johan Cruyff, melakoni debut gemilangnya untuk Barcelona.

OLEH AHMAD REZA HIKMATYAR Ikuti @rezahikmatyar di twitter

41 tahun lalu atau tepatnya pada 28 Oktober 1973, salah satu legenda terbesar sepakbola, Johan Cruyff, melakoni debut gemilangnya bersama Barcelona. Berlaga menghadapi Granada di jornada 7 La Liga Spanyol 1973/74, Barca menang 4-0 dengan sang Belanda mencetak sepasang gol.

Sebelum bergabung dengan Azulgrana, Cruyff menghabiskan sembilan musim kariernya di Ajax Amsterdam lewat torehan 190 gol dari 240 pertandingan. Bersama Der Amsterdamers, pemain kelahiran 25 April 1947 itu sukses meraih enam gelar Eredivisie Belanda, tiga gelar Piala Champions, dan predikat Ballon d'Or pada 1971.

Cruyff lantas diboyong Barca - yang tak pernah memenangkan La Liga sejak 1960 - dengan status pemain termahal dunia, lewat banderol transfer sebesar £922 ribu. Catatan itu mengalahkan rekor pemain termahal sebelumnya, Pietro Anastasi, yang dibeli Juventus senilai £500 ribu.

Cruyff pernah jadi pemain dengan banderol termahal dunia

Kepindahan itu terwujud lantaran federasi sepakbola Spanyol akhirnya memperbolehkan liganya disusupi pemain asing. Selain itu fakta bahwa Tim Katalan dilatih oleh Rinus Michaels yang mengasuh Cruyff di Ajax sejak 1965 hingga 1971, jadi faktor pendukung lainnya.

Musuh besar Barca, Real Madrid sejatinya sudah mencapai kesepakatan terlebih dahulu dengan Ajax untuk menggaet Cruyff. Namun sang pemain yang tersinggung saat proses negosiasi pada akhirnya memilih Balugrana sebagai pelabuhan berikutnya. Karena keputusan tiba-tiba yang dilakukan, Cruyff harus melalui beberapa pekan untuk bisa bermain, lantaran menunggu proses pembuatan ijin bermainnya oleh federasi sepakbola Spanyol.

Dalam proses menunggu debut Cruyff, Barca benar-benar merana dengan menghuni dasar klasemen sementara. Mereka hanya mampu menang sekali dan kalah tiga kali dari enam laga yang sudah digelar. Tapi kemudian Cruyff datang saat menang 4-0 atas Granada dengan dirinya mencetak sepasang gol.

Pada akhirnya Cruyff mampu menorehkan 16 gol dari 26 penampilannya pada musim itu, sekaligus mengantarkan Barca meraih gelar juara La Liga di akhir musim. Ia kemudian membela Los Cules selama lima musim dengan menambah satu gelar, yakni Copa del Rey di musim terakhirnya.

Namun petualangan Der Kaizer bersama Barca belum berakhir sepenuhnya, sekalipun dirinya telah pergi dan pensiun sebagai pesepakbola. Karena setelahnya Cruyff didapuk jadi pelatih dan membawa tim kebanggaan warga Katalan meraup empat gelar La Liga, satu Piala Winner, dan satu Piala Champions, dalam rentang kepemimpinannya sejak 1988 hingga 1996.

addCustomPlayer('16r3vbwcs9eb21m1q9qd9196id', '', '', 620, 540, 'perf16r3vbwcs9eb21m1q9qd9196id', 'eplayer4', {age:1407056178000});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics