Sejarah Hari Ini (29 Mei): Bobby Moore Jadi Kapten Termuda Inggris

Di usia 22 tahun 47 hari, Bobby Moore dipercaya untuk memimpin Inggris dan ternyata kepercayaan tersebut berbuah manis.

Di usia yang begitu muda, 22 tahun 47 hari, Bobby Moore dipercaya untuk mengapteni Inggris dalam laga persahabatan kontra Cekoslowakia. Ia baru mencatatkan 12 caps bagi The Three Lions saat itu, namun permainan tangguhnya sebagai bek tengah di West Ham United ternyata tak luput dari pandangan pelatih timnas.

Sedikit keberuntungan juga ikut serta dalam momen ketika Moore dipasrahi ban kapten Inggris untuk pertama kali. Pasalnya, Jimmy Armfield, kapten yang sesungguhnya, mengalami cedera. Moore pun mendapat kesempatan untuk menjadi kapten Inggris.

Singkat cerita, Inggris menang 4-2 atas Ceko saat itu. Moore menunjukkan performa tangguh di belakang dan ban kapten kembali kepada Armfield di pertandingan selanjutnya. Adapun ketenangan dan kedisiplinan Moore tak luput dari perhatian pelatih Inggris setelahnya, Alf Ramsey.

Sang pelatih pun mengangkat Moore kembali sebagai kapten setahun setelahnya dan gelar kapten termuda ada di tangannya.

Ban kapten ternyata tak hanya jadi hiasan bagi Moore. Jangankan memimpin Inggris, Moore bahkan berhasil mempersembahkan trofi Piala Dunia untuk Inggris. Permainannya yang tenang dan cerdik berhasil mengundang perhatian, kepemimpinannya dari garis belakang pertahanan pun terpercaya.

Moore membawa Inggris jadi juara dunia di tahun 1966, kesuksesan di turnamen tersebut jadi satu-satunya dalam sejarah panjang sepakbola Inggris.

Kemampuannya turut mendapat sanjungan dari pemain lain. Tak main-main, Pele yang jadi ikon sepakbola Brasil melemparkan pujian pada Moore tanpa ragu. Ia menyebut Moore sebagai bek terbaik yang pernah ia hadapi.

"Dari ratusan pemain bertahan yang bermain melawan saya sepanjang karir, saya menyebut Bobby Moore sebagai yang terbaik di antara mereka," ujar Pele.