Sejarah Hari Ini (30 November): Selamat Ulang Tahun, Gary Lineker!

Tepat hari ini, 54 tahun silam, satu-satunya pemain Inggris yang pernah menjadi top skor Piala Dunia dilahirkan.

OLEH DEWI AGRENIAWATI Ikuti di twitter

Tim nasional Inggris memang hanya mampu melaju hingga perempat-final Piala Dunia 1986 setelah langkah mereka dihentikan Argentina, yang kemudian jadi juara ketika itu. Tapi bukan berarti tidak ada yang bisa dibanggakan dari The Three Lions.

Striker andalan mereka, Gary Lineker, keluar sebagai peraih Golden Boot di akhir turnamen setelah membukukan enam gol, terbanyak di antara pemain lainnya, dan sampai sekarang menjadi satu-satunya pemain Inggris yang menyambar penghargaan tersebut.

Sukses Lineker menjadi top skor di Meksiko merupakan salah satu highlight dalam perjalanan panjang kariernya sebagai pesepakbola profesional. Dalam rangka ulang tahunnya ke-54 tepat hari ini, Goal Indonesia menyajikan secuil perjalanan Lineker sejak awal meniti karier sampai akhirnya pensiun.

Profil Singkat

Lineker lahir di Leicester dari pasangan Margaret P dan Barry Lineker. Saat sekolah, Lineker dikenal mahir bermain sepakbola dan kriket. Bahkan di usia 11 hingga 16, dia menjadi kapten tim kriket Leicestershire Schools dan merasa memiliki kesempatan sukses lebih besar dibandingkan sepakbola.

Tapi bukan berarti Lineker kecil begitu saja meninggalkan aksinya mengolah si kulit bundar. Dia masih rajin bermain sepakbola, bahkan salah satu guru menuliskan laporan bahwa dia “terlalu konsentrasi pada sepakbola” dalam laporannya.

Karier Klub
Lineker memulai kariernya di klub kampung halaman, Leicester City dan mulai mencetak gol secara reguler di awal 1980, membantu tim promosi ke Divisi Satu pada 1980 dan 1983. Awal perjalanannya di Leicester tidak mudah, tapi pelan-pelan Lineker membuktikan ketajaman dan menembus tim reguler pada 1981 dan menjadi pasangan menakutkan dengan Alan Smith, Lineker mencetak 19 gol di semua kompetisi pada musim 1981/82.

Di musim berikutnya, dia menjadi top skor Divisi Dua dan membantu Leicester mendapat tiket promosi ke divisi teratas.

Penampilan apiknya membuat banyak klub kepincut dan dia dilepas klub juara liga, Everton, pada 1985 dan membukukan 40 gol dalam 57 pnampilan untuk tim barunya. Dia kembali menjadi top skor, dengan 30 gol, namun gagal membawa Everton juara setelah kalah dua poin dari Liverpool.

Ketajaman Lineker berlanjut hingga ke Piala Dunia 1986 di mana meraih Golden Boot di Meksiko dan Barcelona mengamankan tanda tangannya seharga £2,8 juta. Pemain dengan tinggi 177 cm berhasil mengantar Blaugrana meraih Copa del Rey 1988 dan Piala Winners setahun kemudian. Sayang, dia mulai kehilangan tempat di tim utama sejak pelatih Johan Cruyff memainkannya sebagai gelandang kanan.

Situasi Lineker di Barcelona dimanfaatkan sejumlah klub peminat, termasuk Sir Alex Ferguson yang ingin memboyongnya ke Manchester United, tapi Lineker memilih gabung Tottenham Hotspur pada Juli 1989.

Selama tiga musim, 67 gol dari 105 penampilan liga berhasil disumbangkan Lineker dan membawa klub juara Piala FA. Lineker bahkan kembali menjadi top skor di musim 1989/80, ketika Spurs finis ketiga di akhir musim.

Tiga tahun berseragam Tottenham, Lineker menjajal klub Jepang, Nagoya Grampus Eight, di mana dia melakoni 23 penampilan selama dua musim dan mencetak sembilan gol, sebelum memutuskan pensiun pada 1994.

Karier Timnas

Lineker melakoni debut di timnas Inggris melawan Skotlandia pada 1984. Dua kemudian tampil di lima laga Piala Dunia 1986 dan menjadi top skor turnamen dengan enam gol, memenangkan Golden Boot, menjadikannya pemain pertama dan satu-satunya sampai sekarang yang menyabet penghargaan tersebut.

Dua tahun kemudian Lineker main di Euro 1988 tapi gagal mencetak gol dan Inggris kalah di tiga laga penyisihan grup. Di Piala Dunia 1990 empat gol dibukukan Lineker untuk mengantar Inggris menembus semi-final.

Dia gantung sepatu dari sepakbola internasional dengan 80 caps dan 48 gol, defisit satu dari rekor yang ditorehkan Bobby Charlton (meski Charlton butuh 26 laga lebih banyak untuk mendapat keunggulan satu gol).

Tak hanya cemerlang di depan gawang, Lineker juga termasuk pemain bersih, dengan dia tak pernah mendapat kartu kuning atau merah sepanjang perjalanan karier sepakbolanya.

addCustomPlayer('1qf27stvxh8r71az2qpbo5isho', '', '', 620, 540, 'perf1qf27stvxh8r71az2qpbo5isho', 'eplayer4', {age:1407083158258});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.