Sejarah Hari Ini (5 Desember): AZ Alkmaar Pecat Ronald Koeman

Diharapkan mampu meneruskan raihan Louis van Gaal, Ronald Koeman malah membawa AZ menuai start buruk di kompetisi domestik.

OLEH FARABI FIRDAUSY Ikuti di twitter
Nama Ronald Koeman kini menjadi sebuah kejutan besar di Liga Primer Inggris. Sentuhannya kepada Southampton membawa klub yang bermarkas di St Marry Stadium itu jadi ancaman serius di papan atas EPL. The Saints pun kini mampu duduk di klasemen tiga EPL dengan koleksi 26 poin, atau terpaut empat poin dari posisi dua Manchester City.
Namun Koeman pun pernah mengalami masa guram di era manajerialnya. Itu ia alami ketika membesut tim Liga Eredivisie Belanda, AZ Alkmaar. Mantan pemain belakang timnas Belanda itu mewarisi kursi panas dari Louis van Gaal di musim 2009/10, di mana pada musim sebelumnya Van Gaal berhasil mempersembahkan titel Eredivisie dan membawa pria yang kini menjabat sebagai manajer Manchester United itu hijrah ke Bayern Munich.
Dipercaya untuk mengulang kesuksesan Van Gaal, Koeman malah kesulitan mengawal AZ bersaing di papan atas. Performa The Cheese Farmers terpuruk dengan tujuh kekalahan di 16 laga awal Eredivisie. FC Twente racikan Steve McClaren unggul 16 poin di posisi puncak dan akhirnya menjadi kampiun Eredivisie musim tersebut.
Di pentas Eropa, Koeman bahkan gagal memberikan satu pun kemenangan ketika AZ bersaing dengan Arsenal, Olympiacos dan Standard Liege. Mereka jadi juru kunci Grup H dengan empat poin, yang artinya juga gagal untuk tetap tampil di Liga Europa.
Akhirnya masa bakti Koeman pun harus diakhiri pada 5 Desember 2009. 'Kado' menjelang Natal itu diterima Koeman selepas kalah di pekan ke-15 dari Vitesse Arnhem. Rasmus Elm dan kawan-kawan tak mampu mengamankan tiga poin di rumah mereka sendiri, AFAS Stadion.
AZ sebenarnya mengawali laga yang berlangsung di bawah rintkan hujan itu dengan baik. Moussa Dembele membuka keunggulan tim tuan rumah ketika laga baru berjalan sembilan menit. Usai turun minum, Vitesse yang banyak ditekan pada paruh pertama mampu menyamakan kedudukan lewat sundulan Lasse Nisson yang mengarah ke tiang jauh. Kemenangan tim tamu pun dipastikan pada menit 59' lewat Dalibor Stevanovic. Skor 2-1 untuk Vitesse bertahan dan itu menjadi laga terakhir Koeman bersama AZ.
Dick Advocaat pun akhirnya diutus menjadi suksesor Koeman. Advocaat berhasil mengamankan tiket ke Eropa untuk AZ dengan membawa timnya finis di posisi lima dengan torehan 62 poin.

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics