Sejarah Hari Ini (6 Januari): Reuni Thierry Henry

Sang Raja kembali datang mengenakan seragam klub yang telah melambungkan namanya dua tahun yang lalu.

OLEH ANUGERAH PAMUJI
Dua tahun lalu, tepat hari ini, menjadi momen yang spesial bagi para loyalis The Gunners. Sang legenda yang mereka selalu elu-elukan, sang ikon yang selalu mereka bangga-banggakan, kembali ke London Utara. King Henry! Begitu para pendamba Arsenal menyebut pahlawan mereka, Theirry Henry.

Mantan kapten resmi kembali berseragam The Gunners dengan status pinjaman dari New York Red Bulls pada dua tahun lalu di bursa transfer musim dingin, bertepatan dengan berakhirnya musim di Major League Soccer atau Liga Utama Amerika Serikat. Si penyerang haus gol ini diproyeksikan bermain bagi Si Gudang Peluru selama Januari dan Februari.

Didatangkannya kembali Henry menyusul absennya Gervinho, yang harus menjalani tugas internasional di Piala Afrika. "Ketika datang ke Arsenal, hati saya akan selalu berbicara," ujar Henry, yang mengaku hatinya tak pernah terpaut dengan klub yang telah membesarkan namanya itu. Bila di periode pertamanya anak Prancis ini mengenakan seragam nomor 14, yang kini menjadi milik Theo Walcott, di fase kedua dia mengambil nomor 12.

Buat Henry, opsi merapat ke Arsenal adalah hal yang paling sulit ditolaknya. Ketika pertama kali menginjakkan kaki di Emirates, Henry enggan membangga diri dengan menganggap dirinya datang sebagai superstar. "Saya selalu katakan saya tidak pernah kembali untuk bisa bermain di Erop, tapi ketika tim yang Anda cintai dan dukung meminta Anda kembali, maka sulit untuk katakan tidak," aku Henry kala itu.

"Saya datang ke sini bukan untuk menjadi pahlawan atau membuktikan apa pun. Saya di sini hanya untuk menolong." Puncak supremasi karier Henry di Arsenal terjadi ketika dia mengantar klub meraih gelar juara edisi 2004 dengan status yang masyhur di jagat sepakbola Inggris: era "invincible Arsenal".