Sejarah Hari Ini (7 September): Berdirinya Real Sociedad

1909, lahirlah sebuah klub sepakbola di Sociedad.

OLEH YUDHA DANUJATMIKA Ikuti di twitter

Seminggu lalu, publik sepakbola dikejutkan oleh momen terpelesetnya Real Madrid di San Sebastian. Sempat unggul lebih dulu lewat gol Sergio Ramos dan Gareth Bale, Los Blancos akhirnya kalah 4-2 setelah peluit panjang dibunyikan.

Tak sembarang klub bisa melakukan hal itu terhadap sang juara Liga Champions. Siapa gerangan Real Sociedad? Yang dua musim lalu secara mengejutkan pula lolos ke Liga Champions?

Baiknya kita mulai dari...105 tahun yang lalu, kala klub Basque itu berdiri.

Sepakbola pertama kali diperkenalkan di San Sebastian oleh pelajar-pelajar Basque yang kembali dari Briania pada 1904. Mereka langsung saja mendirikan San Sebastian Recreation Club. Setahun setelahnya, San Sebastian Football Club didirikan dan mereka mendaftarkan diri ke Copa del Rey. Entah bagaimana, masalah birokrasi membuat nama mereka menjadi Club Ciclista de San Sebastian, tapi mereka menorehkan prestasi lumayan setelah menekuk Club Espanol de Madrid.

Di tengah carut marut ini, Sociedad de Futbol didirikan, tepat 7 September 1909. Setahun setelahnya King Alfonso XII memberikan perlindungan kerajaan pada mereka. Baru di tahun 1928, mereka berganti nama menjadi Real Sociedad de Futbol dan bergabung dengan La Liga. Terpaksa berganti nama lagi menjadi Donostia Club de Futbol karena kelahiran Republik Spanyol Kedua dan kembali menjadi Real Sociedad setelah perang saudara pada 1939.

Setelah 1939, prestasi Txuriurdin naik turun. Mereka sempat terdegradasi tujuh kali ke Segunda Division, tetapi tujuh kali juga promosi ke Primera Division. Adapun, periode sukses mereka ada di era 1980-an dan 2002 (walau hanya sekejap).

Di era sukses tersebut, si putih-biru juga memproduksi pemain-pemain bintang. Anda yang menggemari sepakbola Spanyol pastinya akrab dengan nama-nama seperti Luis Arconada, Joseba Etxebarria, dan Xabi Alonso. Yup, mereka adalah tiga pemain Spanyol produk San Sebastian yang bersinar di generasi masing-masing.

Musim 1980/81 merupakan masa kejayaan Sociedad. Untuk pertama kalinya, mereka merengkuh gelar La Liga setelah mengalahkan Real Madrid lewat selisih gol. Arconada jadi pahlawan San Sebastian dengan menjadi penjaga gawang terbaik tiga musim beruntun. Publik San Sebastian pun menciptakan sorakan khusus untuk sang legenda: “No pasa nada, tenemos a Arconada” (“Tak perlu khawatir, kita punya Arconada”).

Musim 1981/82, mereka sukses memenangkan perebutan gelar dengan Barcelona setelah mengantongi 47 poin. Sayang, musim selanjutnya mereka tergelincir ke peringkat 7 dan baru bangkit ke perebutan gelar pada akhir 1980-an, ketika mereka mendatangkan pemain di luar Basque untuk pertama kalinya dari Liverpool: John Aldridge.

Fluktuasi kembali menjangkiti Sociedad setelah Arconada pensiun. Mereka baru kembali bersaing di papan atas di musim 2002/03. Kehadiran Xabi Alonso, Nihat Kahveci, dan Darko Kovacevic mampu membawa Txuriurdin menguntit Real Madrid di peringkat kedua.

Tapi petaka menimpa mereka saat harus terdegradasi ke kasta kedua (lagi) di 2007. Baru tiga tahun setelahnya mereka kembali ke kasta teratas dan menembus zona Liga Champions dua musim lalu.

Real Sociedad memang bukan klub dengan sejarah emas layaknya Real Madrid dan Barcelona, tapi mereka juga punya sejarah panjang. Prestasi yang fluktuatif bukan masalah. Toh, buktinya di masa sekarang mereka bisa menekuk Real Madrid dengan skor 4-2. Keberuntungan tim kecil? Mungkin. Tapi bukankah sepakbola semakin menarik kala hal itu sesekali terjadi?

Anyway, selamat ulang tahun Real Sociedad!

addCustomPlayer('16r3vbwcs9eb21m1q9qd9196id', '', '', 620, 540, 'perf16r3vbwcs9eb21m1q9qd9196id', 'eplayer4', {age:1407056178000});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics