Sejarah Hari Ini (8 September): Kejutan Jepang Buat Argentina

Tim Samurai Biru menegaskan diri sebagai macan sepakbola Asia dengan mempermalukan Argentina yang diperkuat Lionel Messi.

Hari ini (8/10), lima tahun yang lalu, adalah salah satu hari bersejarah bagi sepakbola Jepang. Betapa tidak, timnas mereka berhasil menunudukkan salah satu kekuatan utama sepakbola dunia, Argentina, dengan skor tipis 1-0, dalam sebuah laga persahabatan.

Uji Coba Internasional
Jepang 1-0 Argentina
8 Oktober 2010
Stadion Saitama, Jepang
Gol: 1-0 Okazaki 19'
Jepang: Kawashima (Nishikawa 85'), Nagatomo, Konno, Matsui, Uchida, Hasebe, Abe, Morimoto (Maeda 65'), Kagawa (Nakamura 77'), Honda, Okazaki.
Pelatih: Alberto Zaccheroni

Argentina: Romero, Burdisso (Lavezzi 64'), Demichielis, G. Milito, Heinze, Mascherano, Cambiasso (Bolatti 45' (Di Maria 85')), D'Alessandro (Pastore 61'), D. Milito (Higuain 33'), Tevez, Messi
Pelatih: Sergio Batista

Sebelumnya, Jepang belum pernah menaklukkan Argentina dalam enam partai sebelumnya dan duel edisi ketujuh di Saitama ini menjadi kemenangan perdana Tim Samurai Biru atas La Albiiceleste.

Kemenangan ini sekaligus menjadi start brilian bagi Alberto Zaccheroni yang melakoni partai debutnya sebagai pelatih Jepang, enam bulan pasca berpisah dengan Juventus. Nantinya, juru taktik berpengalaman asal Italia itu berhasil mempersembahkan gelar Piala Asia 2011 namun memilih mundur selepas Jepang gagal berbicara banyak di Piala Dunia 2014.

Sedangkan sang juara dunia dua kali Argentina dibesut oleh pelatih interim Sergio Batista yang menggantikan Diego Maradona selepas Piala Dunia 2010. Batista sebenarnya mampu membawa Argentina tampil menjanjikan dalam dua partai sebelumnya, dengan menekuk Republik Irlandia 1-0 dan menghajar sang juara dunia Spanyol 4-1.

Sayang, Batista dan pasukannya dibuat berkutik ketika menghadapi Jepang yang didukung sekitar 60 ribu penonton di Stadion Saitama. Padahal, Argentina tampil dengan kekuatan penuh, seperti menurunkan sang bintang utama Lionel Messi, penyerang tangguh Carlos Tevez, hingga dua pemain Internazionale yang baru saja menjuarai Liga Champions, Diego Milito dan Esteban Cambiasso.

Tampil dominan sejak menit pertama, Argentina dikejutkan oleh gol Shinji Okazaki di menit 19. Penyerang Shimizu S-Pulse yang kini memperkuat Leicester City itu mampu menyambar bola muntah setelah Sergio Romero gagal menangkap dengan lengket tendangan luar kotak penalti Keisuke Honda.

Messi menjadi ancaman konstan bagi Jepang di sepanjang 90 menit, namun kiper Eiji Kawashima berulang kali menggagalkan peluang yang diciptakan megabintang Barcelona itu. Jepang beberapa kali juga sempat mengancam gawang Argentina, namun gol Okazaki di awal pertandingan sudah cukup untuk memberikan kemenangan historis bagi Jepang.

 

Topics
, Japan,