Sejarah Hari Ini (9 Maret): Ketika Jose Mourinho Bungkam Old Trafford

Mourinho memperkenalkan dirinya kepada dunia setelah sukses mengeliminasi Manchester United di babak perempat-final Liga Champions 2003/04.

Hari ini 12 tahun lalu, Jose Mourinho memperkenalkan dirinya kepada dunia dengan membungkam Manchester United di Old Trafford.

Mourinho yang waktu itu menukangi FC Porto berhasil menahan imbang tuan rumah 1-1 di leg kedua babak perempat-final, namun mereka berhak melenggang ke semi-final Liga Champions 2003/04 berkat kemenangan 2-1 di leg pertama.

Bermain di hadapan suporter lawan, United sempat membuka asa untuk melenggang setelah Paul Scholes menanduk bola hasil kiriman Ryan Giggs dan menjebol gawang Porto kawalan Vitor Baia di menit ke-32.

Setelah itu, Porto, yang menelan kekalahan 4-0 dari kunjungan terakhirnya ke Old Trafford di babak perempat-final 1996/97, terus ditekan dan dipaksa bermain di daerahnya sendiri.

United sejatinya sempat mencetak gol lainnya lewat sontekan Scholes, namun hakim garis menganulirnya setelah The Ginger Prince dianggap terjebak dalam posisi offside.

Tim Porto yang dilatih Mourinho kemudian mampu membendung sejumlah serangan Setan Merah yang bertumpu pada penyerang Ruud van Nistelrooy, dan klub raksasa Portugal itu justru menghadirkan kejutan di menit-menit akhir.

Tendangan bebas yang dieksekusi Benni McCarthy awalnya berhasil ditepis kiper Tim Howard, tapi bola rebound lantas disambar gelandang Costinha untuk menyamakan skor, sekaligus meloloskan Porto berkat keunggulan agregat 3-2.

Gol Costinha itu disambut heboh oleh Mourinho, yang di momen tersebut memperkenalkan dirinya kepada panggung sepakbola dunia sebagaimana ia sukses membawa Porto menjuarai Liga Champions di musim tersebut usai mengalahkan AS Monaco di final.

Di musim panas 2004, Mourinho memutuskan pergi meninggalkan Porto dan menukangi Chelsea. Dan seketika menjejakkan kakinya di Inggris, ia langsung mendeskripsikan dirinya sebagai “The Special One”.