Sejarah Piala Dunia Antarklub - Bagian IV: Zico Catatkan Namanya Sebelum Lionel Messi & Cristiano Ronaldo Jadi Juara Dunia

Sponsor baru mendatangkan stabilitas, stadion yang netral, dan uang membanggakan demi mengamankan masa depan yang cerah untuk kompetisi klub dunia, serta FIFA kembali ke permulaan milenium yang baru.

Toyota menyelamatkan kejuaraan dunia klub

Ketika Olimpia menjadi tim Paraguay pertama yang memenangi Copa Libertadores pada 1979, ada perayaan di Asuncion, ibukota negara, selama dua hari.

Beberapa bulan kemudian, ada perayaan lanjutan ketika Olimpia memenangi Piala Interkontinental. Tapi sayangnya, tidak ada di luar Paraguay yang perduli.

Nottingham Forest, juara Eropa, menolak bermain lawan Olimpia. Malmo, klub Swedia yang mereka kalahkan di final, mengambil tempat mereka. Meski ada 35.000 pasang mata yang menyaksikan kemenangan Olimpia di leg kandang, penonton untuk pertandingan di Swedia hanya 4.811.

Ketika Forest mempertahankan Piala Eropa dengan mengalahkan hamburg di Madrid pada 1980, tidak ada alasan bagi mereka untuk mengubah pikiran mereka tentang bermain di Piala Interkontinental berikutnya--hingga Toyota mengambil alih.

Perusahaan mobil asal Jepang menyelamatkan kompetisi dari kematian perlahan-lahan dan akhirnya membawa kejuaraan klub dunia ke era baru yang sukses.

Manajer Nottingham Forest Brian Clough dan asistennya, Peter Taylor, sebelum final Piala Eropa 1979. Foto: Getty Images.

"Pada 1970-an, event ini mendapatkan banyak reputasi yang buruk kalau pemenang Piala Eropa sering menolak memiliki segala sesuatu untuk dilakukan," demikian tulis Guardian ketika melaporkan tim Brian Clough menerima undangan Toyota untuk bermain.

Kekerasan di lapangan-lapangan Amerika Latin pada 1960-an dan kurangnya jaminan finansial buat tim-tim yang berkompetisi menjadi masalah yang meningkat. Toyota mengatasi kedua isu itu dengan membayar finalis $150.000 ditambah pembagian penjualan tiket dan hak siar TV, dan memutuskan kalau Piala Toyota yang baru tidak lagi menerapkan kandang dan tandang, tapi hanya satu tempat yang netral di Jepang.

Lapangan Netral, Nacional, dan Forest

Ini merupakan kepindahan yang radikal saat itu ketika Asia memainkan satu-satunya peran minor di pentas sepakbola dunia. "Tempat yang tidak disukai dan penekanan pada liputan televisi tidak membawa gema beberapa persaingan kelas berat dunia akhir-akhir ini," demikian kata Guardian.

Begitu pula saat kick-off: pukul 03:00 pagi di Eropa. Namun, tidak seperti pertandingan-pertandingan tinju, dan laga brutal Argentina vs. Eropa di akhir 1960-an, tidak ada kekerasan, hanya sepakbola.

Clough mengatakan kalau dirinya memiliki "banyak sekali permintaan" ketika Forest mendaftar untuk bermain, yang memerlukan waktu untuk diatur dan tidak terjadi hingga Februari 1981.

"Ini adalah perjalanan yang saya khawatirkan, bukan tentang lawan," ujarnya. "Saya masih belum yakin kami melakukan hal yang tepat. Kami hanya akan tahu itu ketika kami melihat hasil-hasil yang didapatkan ketika kami kembali."

Clough mendapatkan jalan yang salah. Forest dalam kondisi bagus dalam kembalinya itu, tapi mereka tidak bisa mengatasi lawan. Nacional, dari Uruguay, mengalahkan Forest 1-0, yang disaksikan lebih dari 60.000. Waldemar Victorino mencetak satu-satunya gol di awal pertandingan untuk memenangi sebuah mobil dari sponsor.

Kecerdasan Pemain Asal Brasil, Zico

Klub-klub Amerika Latin selalu menghadapi pertandingan-pertandingan Interkontinental dengan lebih serius ketimbang klub-klub Eropa, dan itu masih dilakukan. Tapi, uang, dan pindahnya jadwal ke Desember, cukup membujuk klub-klub Eropa kalau kompetisi ini sangat berharga. Sejak itu, tidak ada juara dari masing-masing benua yang melewatkan pertandingan.

Kepindahan ke Desember berarti ada Piala Toyota lagi pada 1981 untuk juara pada tahun itu--Liverpool dan Flamengo. Itu menampilkan salah satu tim terbaik dan aksi individu dalam sejarah kompetisi.

Liverpool, yang mengalahkan Real Madrid di Piala Eropa, dikalahkan dari awal hingga akhir oleh pemain Brasil. Zico, yang mencetak dua gol dalam kemenangan 3-0, berada dalam performa yang sensasional. Sejumlah passing-nya menakjubkan, dan Liverpool tertinggal tiga gol di babak pertama. Mereka tidak tahu apa yang menimpa mereka.

Gelandang Flamengo dan Brasil Zico diambil gambar pada 1978. Foto: Getty Images

 
"Saya ingin melihat bagaimana Zico bereaksi terhadap tantangan sulit," ujar gelandang besar Liverpool, Graeme Souness. "Tapi, saya tidak bisa cukup dekat dengan dia untuk mencari tahu."

Bintang-Bintang lain di pertandingan Piala Toyota pada 1980-an dan 1990-an ketika Michel Platini dari Juventus pada 1985, superstar Porto asal Al-Jazair, Rabeh Madjer pada 1987, Paolo Maldini bersama tim AC Milan yang memenangi gelar Eropa dan dunia secara beruntun pada 1989 dan 1990, Vladimir Jugovic, salah satu pemain terbaik Serbia sepanjang masa, bersama Red Star Belgrade pada 1991 dan Juventus pada 1996, dan Rai untuk Sao Paulo pada 1992.

FIFA Mendukung Milenium Baru

Ada perubahan signifikan lainnya pada 2000 ketika FIFA, 40 tahun setelah seri interkontinental dimulai, akhirnya mendapat dukungan untuk membuat kompetisi klub untuk pertama kali.

Ada dua kompetisi pada tahun itu. Kejuaraan Dunia Klub FIFA--yang dibuka melampaui Eropa dan Amerika Latin--dimainkan di awal Januari di Rio de Janeiro dan Sao Paulo. Piala Toyota, di Tokyo pada Desember, dimenangi Real Madrid.

Real Madrid ada di kompetisi sebelumnya, juga, diundang sebagai "klub FIFA abad ini." Manchester United, sang juara bertahan, harus mengundurkan diri dari Piala FA untuk bisa ikut ambil bagian, yang menyebabkan kontroversi besar di Inggris.

Agak berantakan. United, sebagai favorit, dikalahkan oleh klub Vasco da Gama, yang diperkuat Romario dan Edmundo. Real Madrid mencetak gol pertama turnamen ini lewat Nicolas Anelka, namun mereka juga tersingkir.

Ryan Giggs dan Manchester United kalah di Maracana oleh Vasco da Gama. Foto: Getty Images

Final mempertemuan dua klub asal Brasil. Corinthians, yang memiliki pemain terbaik pertandingan dalam diri Edilson, mengalahkan Vasco lewat adu penalti setelah imbang tanpa gol. Dua tim dari negara yang sama dan saling bertanding untuk gelar dunia itu tampaknya tidak tepat, dan ketika turneman berikutnya dimainkan dengan format baru menjamin hal itu tidak terjadi lagi. Hanya enam juara interkontinental yang diundang.

Ketika bagian marketing FIFA, ISL, mengalami keruntuhan keuangan, kejuaraan dunia klub harus ditunda selama empat tahun. Piala Toyota berlanjut, dan ada perseteruan pribadi antara UEFA, pendukung kontes Piala Toyota, dan FIFA, yang ingin mengambil kontrol. Hal itu bisa diselesaikan ketika FIFA dan Toyota bekerjasama pada 2005 untuk mempresentasikan visi kejuaraan dunia klub yang masih eksis hingga kini.

Akhirnya, Trofi Baru

Trofi baru diperkenalkan, dengan Trofi Lipton, Piala Interkontinental, dan Piala Toyota, dan trofi FIFA 2000 yang semuanya disampaikan untuk sejarah. Hadiah uang kini mendekati $20 juta (€16 juta) dan ada beberapa tuan rumah selain Jepang--Uni Emirat Arab dan Maroko.

Tim-tim Afrika sudah kali tampil di final, namun belum pernah menang. TP Mazembe, dari DR Kongo, kalah di tangan Inter pada 2020, dan Raja Casablanca ditaklukkan Bayern Munich pada tahun lalu.

Tahukah Anda, dua nama terbesar dalam sepakbola dunia telah memainkan bagian mereka di turnamen FIFA-Toyota. Cristiano Ronaldo menjadi bintang untuk Manchester United, yang mengkreasi gol penentu kemenangan untuk Wayne Rooney ketika mereka mengalahkan LDU Quito 1-0 pada 2008.

Cristiano Ronaldo memenangi Piala Dunia Klub bersama Manchester United pada 2008. Foto: Getty Images

Satu tahun kemudian, Lionel Messi merupakan pemain turnamen dan pencetak gol penentu kemenangan di masa tambahan waktu ketika Barcelona bangkit dan mengalahkan klub besutan Alejandro Sabella, Estudiantes, dengan skor 2-1 dalam sebuah pertandingan yang bersejarah.

Ronaldo akan memiliki peluang untuk kembali bersinar pada tahun ini ketika Real Madrid mengincar kemenangan pertama dalam format terbaru di Piala Dunia Klub.

Mereka berharap bermain lawan San Lorenzo, dari Argentina, di final. Argentina memiliki rekor terbaik dari negara mana pun dalam beragam format konteks klib global, tapi pastinya, waktu Real Madrid adalah sekarang ini. Lebih dahulu adalah West Auckland.