Sekjen PSSI Deg-Degan Timnas Indonesia Bakal Lawan Guyana

Laga timnas Indonesia melawan Guyana akan jadi uji coba terakhir tahun ini, sekaligus masuk perhitungan poin FIFA.


OLEH   FARABI FIRDAUSY


Sekretaris jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria, berharap partai internasional antara timnas Indonesia dan Guyana berakhir manis. Laga tersebut akan dilaksanakan pada 25 November mendatang, di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.

Kendati berada di luar kalendar FIFA, partai ini termasuk dalam kategori pertandingan kelas 'A' FIFA dan akan mendapat perhitungan poin FIFA. Laga ini akan jadi uji coba terakhir timnas pada 2017, sekaligus penghormatan untuk Choirul Huda.

Uniknya, Guyana yang berasal dari pesisir Amerika Selatan belum pernah berkunjung ke Asia Tenggara, dan sama-sama menempati posisi 165 FIFA. "Kita bermula di ranking 175 awal tahun dan itu tidak pantas untuk kita di sana, itu juga karena baru habis di-banned," kata Tisha.

"Lumayan menegangkan juga menutup tahun ini dengan lawan Guyana dan Luis Milla memilih memainkan banyak pemain muda karena sebagai persiapan untuk Asian Games, dan dia yakinkan kita bahwa ini materi pemain yang terbaik untuk bisa melawan Guyana di 'A' Match."

Pada dua partai uji coba sebelumnya, di bulan November ini, Indonesia menelan dua kekalahan beruntun dari Suriah U-23. Pertama timnas U-23 yang menderita kekalahan 3-2, kemudian timnas Indonesia dengan delapan pemain senior, kalah dengan skor akhir 1-0.

"Kami sudah mengemas sebegini (apik) jadi alangkah indahnya kami bisa meraih kemenangan (lawan Guyana). Tapi kami lihat juga, karena laga ini memengaruhi ranking FIFA juga jadi semua pasti deg-degan."

 

Topics