Sekjen PSSI: Indonesia Mulai Bermimpi Lagi

Ade menyatakan, penambahan jumlah peserta tak hanya berdampak kepada tim nasional, tapi juga ke seluruh sektor.

Sekjen PSSI Ade Wellington mengungkapkan, penambahan jumlah peserta Piala Dunia menjadi 48 negara membuat Indonesia kembali bermimpi tampil di pesta sepakbola sejagat empat tahun tersebut.

Sebelumnya, Asia diberikan jatah empat tim di Piala Dunia. Penambahan ini pun membuat kuota dari Asia akan bertambah. Ade mengatakan, penambahan jumlah itu membuat Indonesia bakal berusaha lebih keras lagi memperebutkan tiket ke Piala Dunia.

“Tentu saja itu merupakan kabar baik, dan menjadi kesempatan yang sangat bagus, terutama bagi negara-negara Asia,” ujar Ade dikutip laman FourFourTwo.

“Itu memberikan motivasi ekstra bagi semua tim yang jarang mendapatkan kesempatan ke Piala Dunia. Sekarang akan ada kuota eksta yang diperebutkan. Saya yakin, kami akan mulai bermimpi lagi, diiringi dengan erja keras untuk mewujudkan mimpi tersebut.”

“Ini akan meningkatkan level persaingan di persepakbolaan Asia. Setiap federasi akan mulai meletakkan fondari demi mencapai target besar ini. Perbedaan kualitas di antara negara Asia makin menipis.”

Ade menambahkan, penambahan kuota Piala Dunia tidak hanya sebatas berpengaruh terhadap peserta, tapi juga berdampak kepada seluruh aspek, termasuk liga di negara masing-masing.

“Itu akan mengubah wajah persepakbolaan Indonesia. Lolos ke Piala Dunia membuat kami mempunyai harapan lebih, dan akan banyak pemuda yang memilih berkarier di sepakbola, serta akhirnya membuat kami mencapai potensi maksimal di industri sepakbola kami, entah di liga, tim nasional, sektor komersil, fans, dan segalanya,” papar Ade.

“Kami berharap itu [lolos ke Piala Dunia] pada akhirnya bisa diwujudkan, lebih cepat lebih baik, dan kami akan bekerja keras untuk merealisasikan itu. Ini akan memberikan kegembiraan kepada masyarakat Indonesia. Sepakbola sudah seperti agama kedua di sini.”

“Kami bisa melupakan semua permasalahan untuk sementara, dan menyaksikan Indonesia tampil di pentas terbesar yang selama ini kami impikan.”