Semen Padang Belum Merasa Aman Untuk Lolos Delapan Besar

Jafri Sastra menilai, menduduki posisi kedua sementara ini belum jaminan bagi timnya bisa masuk empat besar di klasemen akhir putaran kedua wilayah barat.

LIPUTAN RIZAL MARAJO DARI PADANG
Semen Padang FC berhasil menduduki posisi kedua wilayah barat Indonesia Super League (ISL) 2014, usai menaklukkan Persik Kediri dengan skor telak 3-0 di Stadion H. Agus Salim, Padang, Minggu (25/5) petang. Namun begitu, pelatih SPFC, Jafri Sastra, menilai skuat asuhannya tak boleh cepat puas dengan torehan tersebut.
Terlebih, persaingan tim-tim di wilayah barat untuk masuk empat besar berjalan sangat ketat. Selisih poin antartim di lima besar pun tak berbeda terlalu jauh. Dengan kata lain, mereka masih belum aman untuk lolos ke babak delapan besar. Maka itu, dia berharap Esteban Vizcarra dan kawan-kawan bisa terus menampilkan performa apik di laga-laga berikutnya.
"Tentunya kami berharap, dua laga kandang terakhir jelang libur kompetisi bisa kami maksimalkan. Kalaupun kami peringkat dua saat ini, itu belum menjamin mencapai target lolos ke empat besar," tegasnya, usai laga melawan Persik.
Di samping itu, pelatih berusia 49 tahun itu mengakui pada laga melawan Persik skuat asuhannya masih belum maksimal. "Faktor kebugaran, itu tak bisa dibohongi di lapangan. Anak-anak masih kelelahan," ujarnya.
Mengingat, tim Kabau Sirah sebelumnya melakoni dua laga berat di Jawa Timur. Selain itu, mereka juga dihadapkan pada jadwal pertandingan yang padat. "Kami bermain tiga kali dalam waktu tujuh hari. Ini sangat berat. Saya menilai wajar kalau permainan anak-anak hari ini kurang berkembang. Apalagi hari ini cuaca sangat panas," tambahnya.
Namun begitu, Jafri juga mengucapkan rasa syukur atas kemenangan timnya dan tetap memuji perjuangan anak asuhnya, yang tetap bersemangat bermain selama 90 menit."Terima kasih kepada pemain yang telah bermain sepenuh hati dan bekerja keras hari ini," kata pelatih berlisensi A AFC itu.
Sedangkan kubu Persik yang diwakili asisten pelatih Musikan, dengan sportif mengakui keunggulan tuan rumah. Berbagai upaya yang dilakukan Persik untuk mengimbangi Semen Padang, ternyata tak membuahkan hasil yang diharapkan.
"Semen Padang hari ini bermain bagus. Kami sudah mencoba berbagai strategi untuk meredam mereka, tapi tetap kebobolan tiga gol," ujar Musikan, yang merupakan mantan pemain SPFC pada musim 2008/09. (gk-33)

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.