Semen Padang Tak Remehkan Persebaya Surabaya

Banyaknya pemain muda di Persebaya tidak membuat Jafri memandang sebelah mata tim Bajul Ijo.

LAPORAN RIZAL MARAJO DARI PADANG
Kendati calon lawan berisikan banyak pemain muda, pelatih Semen Padang Jafri Sastra tetap menganggap Persebaya Surabaya sebagai lawan berbahaya saat bentrok di Stadion H Agus Salim, Sabtu (17/1) sore, dalam laga perdana turnamen pramusim Surya Citra Media (SCM) Cup 2015.

Pada musim ini, Persebaya memang mengandalkan sejumlah pemain muda setelah ditinggal sejumlah pilar musim lalu. Tim besutan Ibnu Grahan ini dihuni beberapa penggawa tim nasional Indonesia U-19.

Menurut Jafri, ia tak melihat siapa pemain lawan, karena lebih suka fokus pada tim sendiri. Bagi Jafri, SCM Cup adalah kesempatan untuk menerapkan skema permainan yang telah dirancang. Sebab, lawan-lawan yang dihadapi adalah tim satu level, termasuk Persebaya

“Ya kita tahu, di Persebaya ada pemain-pemain timnas U-19, tapi itu tak masalah. kita siap bertanding dengan mereka. Kami akan bermain maksimal, Persebaya semua orang tahu salah satu tim bagus. Tapi kami siap tempur,” ucap Jafri.

Sementara itu, asisten manajer Persebaya Sulaiman menyatakan, kekuatan armadanya menghadapi musim ini sedikit berbeda dengan musim lalu. Menghadapi Semen Padang FC, Sulaiman nampak tak terlalu menggebu-gebu.

“Kami lebih banyak datangkan pemain lokal dan rata-rata pemain muda,” ujar Sulaiman.

Sulaiman menilai Semen Padang sebagai tim yang pantas disegani, dan kekuatan mereka tak jauh berbeda dengan musim lalu. Karena itu, dengan nada merendah, Sulaiman menyebut akan belajar banyak dari Semen Padang.

“Semen Padang tidak banyak melakukan perubahan, dan mereka tim yang mempunyai kerjasama bagus. Saya kira laga nanti bisa menjadi pelajaran berharga untuk tim kami yang masih tahap seleksi, terutama pemain asing,” jabarnya.

Sementara itu, Ibnu Grahan mengkhawatirkan kondisi fisik anak asuhnya. Apalagi cuaca di Padang saat kini cukup panas.

“Cuaca di sini lebih panas. Kita memang bertanding sore, tapi sore hari di sini sama seperti pukul 14.00 di Surabaya,” imbuh Ibnu. (gk-33)

//

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.