Setahun Besut Timnas Indonesia, Luis Milla Rasakan Kemajuan Pesat

Milla diumumkan sebagai pelatih timnas Indonesia pada Januari 2017, dan mulai membesut tim pada Februari.

Timnas Indonesia dinilai telah mengalami kemajuan pesat, begitu diutarakan oleh pelatih kepala Luis Milla. Filosofi sepakbola yang ditularkan oleh pria asal Spanyol tersebut kini mulai bisa diresap dengan baik oleh para pemain.

Milla, 51 tahun, dipercaya menukangi Merah-Putih untuk SEA Games 2017 dan Asian Games 2018. Mantan pemain Real Madrid, Barcelona dan Valencia itu fokus menularkan ramuannya untuk timnas senior dan juga U-23.

Belum ada prestasi membanggakan yang bisa diberikan oleh Milla selama setahun. Pada SEA Games di Kuala Lumpur, Garuda Muda hanya berhasil membawa pulang medali perunggu. Meleset dari target emas yang diemban.

"Setelah satu tahun bersama timnas Indonesia, saya sangat senang melihat banyaknya kemajuan. Kita bisa rasakan adanya kemajuan dari setiap individu [pemain]," tutur Milla.

"Tetapi, yang perlu saya tekankan adalah, mereka juga mengalami kemajuan dan perkembangan yang memuaskan sebagai sebuah tim," sambung ayah dari pemain CF Fuelabrada, Luis Milla Manzanares itu.

Pada Asian Games yang dimulai Agustus nanti, di mana Indonesia akan menjadi tuan rumah, Milla dituntut untuk bisa membuat Indonesia U-23 tampil sebaik mungkin. Ilija Spasojević sebagai salah satu pemain senior timnas yakin dengan kapasitas Milla.

"Dia pelatih berkelas, apalagi sebagai pemain dia pernah main untuk Real Madrid dan Barcelona. Dia pelatih bagus, saya sangat menikmati latihan sama dia," jelas pemain berdarah Montenegro tersebut.