Shanghai Shenhua: Pemain Asing Di Tiongkok Hanya Pikirkan Uang!

Motivasi para pemain bintang asing yang datang ke kompetisi Tiongkok mendapat pertanyaan besar dari pihak Shanghai Shenhua.

Direktur teknik Shanghai Shenhua, Wu Jingui mengecam motivasi deretan pemain asing yang berdatangan ke Chinese Super League (CSL) dengan menyebut mereka hanya mengincar uang besar.

Sejumlah pemain bintang ternama belakangan membanjiri kompetisi domestik Tiongkok, hal tersebut tak lepas dari dana melimpah yang dimiliki masing-masing investor klub yang didukung oleh pihak pemerintah.

Rekor transfer pun pecah sebanyak tiga kali di CSL musim ini dalam kurun waktu sepekan saat Ramires, Jackson Martinez dan Alex Teixeira hijrah ke Tiongkok dengan dilanjutkan adanya kesepakatan transfer Hulk dengan Shanghai SIPG senilai $60 juta pada Juni lalu menjadi yang termahal.

Shenhua sendiri merupakan salah satu klub yang mengawali tren perekrutan pemain bintang dunia dengan sempat memboyong Nicolas Anelka dan Didier Drogba pada 2012 lalu, meski keduanya hanya bertahan semusim sebelum hengkang dengan adanya klaim tunggakan gaji.

"Ada kesepakatan yang berkembang di sepakbola Eropa, apabila Anda menginginkan uang dalam jumlah besar, maka sederhananya pergilah ke Tiongkok," demikian klaim Wu Jingui selaku staf Shenhua.

"Sekarang ini, banyak agen pemain asing berusaha membawa para klien mereka untuk mendapatkan kontrak tiga tahun dari klub-klub Tiongkok dan setelah bermain setahun, mereka pergi dengan membawa kompensasi."

"Kami memang seperti orang kaya baru yang menghambur-hamburkan uang. Sedikit para pemain bintang asing di sini bermain dari awal musim hingga akhir, karena kebanyakan dari mereka bermasalah dengan cedera."

"Anda bisa dengan terang-terangan menemukan hal yang kurang baik dalam profesionalisme mereka kala berlatih setiap hari dan juga kehidupan sehari-hari. Banyak dari mereka yang datang ke Tiongkok untuk meninggalkan diri mereka dari alkohol dan klub malam. Mereka telah diberi kebebasan."