Silvio Berlusconi Pernah Larang Sinisa Mihajlovic Mainkan Gianluigi Donnarumma

Mihajlovic ternyata rela mempertaruhkan pekerjaannya sebagai pelatih Milan saat memutuskan untuk memainkan Donnarumma.

Sinisa Mihajlovic mengungkapan keputusannya memainkan kiper belia Gianluigi Donnarumma hampir membuatnya kehilangan pekerjaannya di AC Milan lebih dini karena menentang sang Presiden klub Silvio Berlusconi.

Pelatih yang kini menangani Torino itu dengan berani memainkan Donnarumma pada Oktober 2015, saat sang kiper berusia 16 tahun. Donnarumma melakoni debut kompetitifnya bersama Milan saat menjamu Sassuolo. Dia Menggeser kiper senior yang sebelumnya adalah penjaga gawang klub sekelas Real Madrid Diego Lopez.

"Semua mempertanyakan keputusan saya untuk memainkan Donnarumma karena kami memiliki Diego Lopez, dan Gianluigi baru berusia 16 tahun," kata Mihajlovic kepada Corriere della Sera.

"Tapi kini dia sudah menjadi bagian tim nasional dan sangat berharga. Memberikan kesempatan padanya melakoni debut adalah hal yang membuat saya bangga," ujar pelatih Torino tersebut.

Keputusan itu ternyata sempat ditentang oleh Berlusconi. Di suatu sesi latihan Mihajlovic berbicara secara langsung dengan sang presiden dan mempersilakan untuk memilih memecatnya atau membiarkannya memainkan Donnarumma.

"Apakah saya mengambil risiko dengan memainkannya? Ketika saya memutuskan untuk memainkan Donnarumma, Berlusconi dua kali mendatangi saya di Milanello untu mengatakan bahwa saya seharusnya memainkan Diego Lopez," ujar mantan pemain Lazio dan Inter tersebut.

"Saya bilang kepadanya, dia punya dua pilihan. Memecat saya dan mengembalikan Diego Lopez ke posisi kiper utama, atau mempertahankan saya dan melihat Donnarumma bermain. Untungnya, dia memutuskan untuk mempertahankan saya."

Mihajlovic kemudian baru benar-benar kehilangan pekerjaannya di Milan pada April 2016, setelah gagal membawa timnya menunjukkan performa bagus sepanjang musim 2015/16.