Simon McMenemy Akui Sulit Cari Pengganti Evan Dimas & Ilija Spasojevic

Spasojevic dinilai McMenemy sebagai striker yang sulit ditemukan di Indonesia.


OLEH   FARABI FIRDAUSY


Pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy mempunyai pekerjaan sulit untuk mendapatkan sosok yang pas sebagai pengganti dari Evan Dimas dan Ilija Spasojevic. Keduanya sudah dipastikan hengkang setelah membantu The Guardian mengangkat trofi Liga 1 2017.

Evan yang juga gelandang andalan timnas Indonesia akan meretas karier di Malaysia bersama Selangor FA. Sementara Spasojevic yang jadi predator gol Bhayangkara musim lalu telah menyeberang ke Bali United -- tim yang pada musim lalu menjadi pesaing Bhayangkara dan finis kedua.

"Untuk Evan sulit karena Evan pemain yang fantastis. Spaso merupakan pemain yang sangat bagus, dia juga spesial karena sekarang dia orang Indonesia. Dengan segala hormat, tidak banyak pemain lokal yang bisa melakukan sesuatu seperti yang Spaso lakukan, itu kenapa dia sekarang membela tim nasional," jelas McMenemy.

Spasojevic didatangkan Bhayangkara pada paruh musim kedua Liga 1 2017, kontribusinya sebagai striker memang nyata dengan 13 gol ia jaringkan dari 15 penampilan. Sejak dinaturalisasi, pria berdarah Montenegro itu mendapat panggilan timnas Indonesia dan masuk proyeksi Asian Games 2018.

"Kami butuh Spaso, di dalam dan di luar lapangan, dia sangat profesional dan dia juga membantu pemain lain meningkat. Ini bukan hanya soal mencari pemain pengganti, tapi juga mencari sosok di sebuah tim sepakbola untuk di dalam dan di luar lapangan," pungkas McMenemy, yang pernah menukangi timnas Filipina.

Sejauh ini aktivitas transfer Bhayangkara memang tergolong sepi. Manajemen mereka memilih bungkam soal pencoretan atau perekrutan pemain baru, sebagaimana baru Vendry Mofu dari Semen Padang yang terkuak sebagai rekrutan baru Bhayangkara untuk musim depan.