Simon McMenemy Masih Kecewa Tim Terbaik Indonesia Tak Bisa Tampil Di Kompetisi Asia

McMenemy menyebut Bhayangkara sebagai tim terbaik karena mampu menjuarai Liga 1 2017.


OLEH   FARABI FIRDAUSY


Pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy masih merasa kecewa karena timnya tak bisa tampil di kompetisi Asia musim depan, tepatnya Liga Champions Asia 2018. Itu karena, Bhayangkara tak dapat lisensi klub profesional AFC.

Slot untuk The Guardian akhirnya digantikan oleh Bali United sebagai runner-up Liga 1 2017, yang mendapat poin sama dengan Bhayangkara (68), namun kalah soal head-to-head. McMenemy menyebut, Bhayangkara tetap tim yang terbaik.

"Kami menjadi tim yang memainkan sepakbola dengan baik dan tim terbaik yang juara. Kami berkekuatan pemain muda dan membuat mereka bermain sepakbola dengan cara yang benar, bukan hanya soal memenangkan pertandingan tapi menjalankan pertandingan dengan benar," urai McMenemy.

"Saya sangat kecewa bahwa tim yang terbaik di negara ini tidak bisa bermain di luar negara ini, ini sangat disayangkan. Dengan segala hormat, tapi kami bisa mengalahkan Bali United yang sangat disegani dua kali dan sekarang mereka akan mewakili negara ini," imbuh eks arsitek timnas Filipina itu.

Musim depan akan lebih sulit untuk Bhayangkara mempertahankan gelar mereka. Namun, McMenemy coba mengambil sisi positif dari absensi timnya di kompetisi Asia untuk bisa tampil maksimal pada kompetisi domestik.

"Sedikit mengecewakan untuk saya bahwa kami tidak bisa memperlihatkan kepada tim-tim dari Malaysia betapa bagusnya kami, memperlihatkan kepada tim Thailand, Filipina. Ini sedikit mengecewakan," jelas pria asal Skotlandia itu.

"Tapi ya, kami bisa konsentrasi di liga domestik dan mencoba mengulangi kesuksesan kami dan saya mendoakan semua tim yang mewakili negara ini berhasil, karena saya sangat ingin orang-orang bisa melihat betapa kuat Indonesia."