Singapura Bertekad Jaga Harga Diri

Tardy menilai Laos bukan lawan yang bisa dianggap remeh, dan meminta pemain tetap waspada.


OLEH   DONNY AFRONI

Pelatih Singapura Richard Tardy menjadikan duel melawan Laos dalam matchay ketiga Grup A di Stadion Selayang, Jumat (18/8) sore WIB, sebagai kesempatan untuk menjaga harga diri bangsa.

Singapura kini menduduki posisi juru kunci klasemen setelah menelan kekalahan dari Myanmar dan Malaysia. Peluang mereka untuk lolos ke semi-final sangat tipis, namun Singapura bertekad merebut dua pertandingan sisa, termasuk melawan Laos.

SIMAK JUGA: Peluang Lolos Tipis, Singapura Ogah Menyerah

“Kami harus bermain dengan rasa bangga, menjaga kehormatan. Kami bermain sebagai tim nasional sebuah negara di turnamen besar. Kami harus menaruh respek kepada sepakbola Singapura,” ujar Tardy dikutip laman The New Paper.

“Saya akan menurunkan komposisi terbaik, walau ada beberapa pemain yang mungkin akan merasa kecewa.”

SIMAK JUGA: SEA Games 2017: Malaysia Tundukkan Singapura

Singapura dipastikan tak diperkuat satu-satunya pencetak gol di SEA Games tahun ini, Amiruldin Nodin. Sedangkan bek kiri Syahrul Sazali dan gelandang Hami Syahin diragukan.

“Saya melihat pertandingan Laos melawan Myanmar. Laos menelan kekalahan di menit akhir. Mereka bukan lawan yang mudah bagi kami. Laos tim bagus, punya kecepatan. Kami harus bermain bagus, dalam kondisi terbaik kami jika ingin mendapatkan kemenangan,” imbuh pelatih asal Prancis ini.

 

Footer Goal Indonesia Instagram