Soal Djadjang Nurdjaman, Persib Bandung Enggan Spekulasi

Manajemen masih menunggu perkembangan hingga pertandingan melawan Persiba akhir pekan ini.

Manajemen Persib Bandung enggan berspekulasi mengenai nasih Djadjang Nurdjaman sebagai pelatih setelah pria berusia 52 tahun itu tidak muncul dalam sesi latihan di Stadion Siliwangi, Selasa (6/6) sore WIB.

Media officer Irfan Suryadiredja menjelaskan, alasan Djadjang tak hadir dalam sesi latihan karena pria yang akrab disapa Djanur ini masih membutuhkan waktu untuk menenangkan diri. Meski begitu, Irfan tak bisa memastikan masa depan sang pelatih.

“Seharusnya Pak Djadjang yang datang ke sini. Tapi tadi saya komunikasi, dia batal datang, dan saat ini latihan tim dipimpin dengan asisten pak Herrie [Setyawan]. Pak Djadjang izin menenangkan diri dulu, karena saat ini sedang gencar di media sosial, banyak hujatan kepada pak Djadjang,” jelas Irfan.

“Kami belum bisa menentukan, tapi ya mudah-mudahan secepatnya, atau kami lihat situasi dan perkembangannya seperti apa, apakah nanti ketika melawan Persiba sudah bersama Pak Djadjang atau Pak Herrie. Sambil berjalan kita lihat saja.”

Irfan menegaskan, tim mencoba fokus menatap laga kandang melawan Persiba Balikpapan akhir pekan ini. Menurutnya, tidak ada target lain selain kemenangan dalam laga tersebut.

“Yang jelas, program latihan melawan Persiba harus tetap berjalan, karena kami cuma punya waktu lima hari. Tim bertanding di Bandung, jadi kami menargetkan kemenangan,” imuh Irfan.

“Kami berharap lawan Persiba menjadi awal kebangkitan tim. Pak Herrie juga bilang, tim sudah mulai fokus menghadapi Persiba.”