Soal Kompensasi, Pelita Bandung Raya Mau Rayu Daniel Darko Janakovic

Manajemen PBR mengaku nilai nominal kompensasi yang harus dibayarkan kepada Darko cukup besar.

LIPUTAN RIZKAART CENDRADIPUTRA DARI BANDUNG
Manajemen Pelita Bandung Raya berencana mengajak Daniel Darko Janackovic untuk berbicara menuntaskan permasalahan kompensasi yang dikomplain mantan pelatih The Boys Are Back itu.

Persoalan antara PBR dan Darko muncul setelah manajemen memutuskan kerja sama dengan pelatih asal Perancis berdarah Serbia itu, kendati masa kontrak berdurasi tiga tahun belum berakhir. Darko pun menuntut sisa kompensasi sebesar US$113 ribu, atau sekitara Rp1,3 miliar.

Manajer PBR Rawindra Ditya mengaku pihaknya akan melakukan itikad baik untuk membuka pintu komunikasi dengan Darko.

“Kita tidak memungkiri kalau mempunyai utang kepada Darko, ia memang pernah menjadi bagian dari PBR, namun sekarang sudah tidak. Keuangan klub hari ini tidak begitu bagus, jadi kita akan mendahulukan tim, dan ofisial yang sekarang,” ujar Rawindra.

“Tapi kita tetap komitmen sama dia, dan akan membayar kompensasi yang dia minta. Kita akan duduk bareng dengannya merundingkan cara pembayaran, karena memang kita rasa cukup berat juga nominalnya.”

Soal kemungkinan Darko akan dibawa ke jalur hukum jika kompensasi tersebut belum juga dibayar, Windra, sapaan Rawindra, mengaku siap menghadapi segala kemungkinan yang terjadi.

“Kita tidak ada masalah kalau memang mau dilaporkan ke PSSI atau FIFA, kita akan menyiapkan pengacara juga. Kita akan melakukan penyidikan lagi, hal-hal yang terjadi saat dia masih memegang posisi head coach, dan memang ada beberapa hal yang memang kita tidak buka, dan itu jadi senjata kita juga untuk menghadapi Darko,” tegas Windra. (gk-61) addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.