Soal Puasa, Pelatih Aljazair Serahkan Pada Pemain

Pelatih Aljazair marah ketika ditanya jurnalis apakah ibadah di bulan Ramadhan bakal mengganggu persiapan tim.

Vahid Halilhodzic bereaksi keras ketika mendapat pertanyaan terkait ibadah puasa di bulan Ramadhan dan pengaruhnya pada persiapan pemain Aljazair menghadapi laga melawan Jerman di babak 16 besar Piala Dunia.

Sebagian besar pemain Aljazair adalah beragama Islam dan menjalankan ibadah puasa. Oleh sebagian pihak, hal itu disebut akan mengganggu persiapan pemain.

Halilhodzic menanggapi secara keras akan pertanyaan tersebut dan semua urusan peribadatan diserahkan semuanya kepada pemain.

"Ini bukan kali pertama saya memiliki pemain Muslim dalam tim saya. Saya sendiri Muslim. Saya selalu membebaskan mereka, ini adalah pertanyaan personal dan bila Anda menanyakannya, Anda sudah tak lagi memiliki rasa hormat," sergah Halilhodzic.

"Mereka akan melakukan sesuai dengan keinginan mereka. Ini masalah pribadi. Anda seharusnya bertanya soal sepakbola dan bukan hal lainnya."

"Berhenti bertanya kepada saya mengenai Ramadhan, atau jika tidak saya akan berdiri dan pergi," tandasnya.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics