Soal Transfer Eden Hazard, Eks Presiden Real Madrid Singgung Perbudakan

Ramon Calderon berbicara panjang lebar terkait wacana Real Madrid memboyong Eden Hazard dari Chelsea.

Mantan presiden Real Madrid Ramon Calderon mewanti-wanti Eden Hazard untuk segera meninggalkan Chelsea agar terbebas dari apa yang disebutnya sebagai "perbudakan".

Hazard sudah lama dikaitkan dengan kepindahannya ke Santiago Bernabeu. Belakangan, isu transfer ini kembali menghangat setelah Hazard pada pekan lalu mengakui bahwa Madrid adalah klub impiannya.

Calderon meyakini kepindahan Hazard ke Madrid akan terjadi, cepat atau lambat, karena sang pemain sendiri yang menginginkannya. Jika Chelsea menahan Hazard, Calderon mengibaratkannya sebagai perbudakan.

"Tidak ada gunanya memiliki seorang pemain yang ingin pergi. Perbudakan sudah dilarang sejak dahulu kala," kata Calderon kepada beIN Sports.

"Jika seorang pemain terus membicarakan hal ini kepada publik, maka sulit bagi Chelsea untuk mempertahankannya. Sementara bagi Real Madrid, ini adalah kabar fantastis," imbuhnya.

Calderon, yang pernah berkuasa sebagai orang nomor satu Madrid pada 2006 hingga 2009, juga menyebut Hazard sebagai sosok yang paling pantas untuk mengisi lubang besar yang ditinggalkan Cristiano Ronaldo.

"Saya menilai Hazard adalah seorang pemain yang akan menggantikan era Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Dia mewarisi potensi untuk menjadi pemain terbaik di dunia," katanya.

Hazard, 27 tahun, masih terikat kontrak di Stamford Bridge hingga 2020. Di musim ini, winger Belgia itu tampil brilian dengan menjadi topskor sementara Liga Primer Inggris lewat koleksi tujuh gol.

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Scholes: Messi Juga Akan Kesulitan Di Man United
2. Persib & Borneo FC Kantongi Status Klub Profesional AFC
3. Timnas Indonesia Alami Penurunan Performa
4. Wonderkid Korea Utara Jadi Target Juventus & Inter
5. Reaksi Darren Sidoel Soal Julukan 'Si Anak Betawi'
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia